Kota Bukittinggi
Viral Video Bernarasikan Kasatpol PP Bukittinggi Dituduh Terima Suap dari Pedagang
Menanggapi itu, Kasat Pol PP Bukittinggi, Joni Feri membantah video yang beredar di aplikasi TikTok tersebut.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (PP) Kota Bukittinggi, Joni Feri memberikan klarifikasi pasca videonya beredar di media sosial perihal menerima suap dari pedagang.
Diketahui sebelumnya, di salah satu akun aplikasi TikTok @nonamic5 disebutkan di video "Kadis PP terindikasi suap".
Sementara itu, video tersebut sudah diposting selama 5 hari dan mendapatkan 218 like dan 19 komentar.
Caption video tersebut bertuliskan "baa lai ko sanak?".
Baca juga: Kapolres Sijunjung Beri Hadiah Umrah Gratis pada Anggota Berprestasi dan Disiplin
Sedangkan, video tersebut sudah ditonton sebanyak 17,9 ribu kali.
Menanggapi itu, Kasat Pol PP Bukittinggi, Joni Feri membantah video yang beredar di aplikasi TikTok tersebut.
Joni menjelaskan tidak pernah menerima suap dari pedagang untuk berjualan di fasilitas umum Pasar Atas Bukittinggi.
"Saya membantah secara tegas tuduhan menerima suap dan sejenisnya dari pedagang untuk berjualan di fasilitas umum di Pasar Atas Bukittinggi," ungkapnya saat konferensi pers di Mako Satpol PP Bukittinggi, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: 155 Adegan akan Diperagakan dalam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman
Ia juga menjelaskan, atas tuduhan tersebut, Joni telah mengumpulkan bukti agar bisa melaporkan kasus pencemaran nama baiknya.
"Semua data saya kumpulkan untuk melaporkan kasus pencemaran nama baik," jelas Joni.
"Inisial orang yang menuduh sudah kami dapatkan, saya juga telah melaporkan video itu ke atasan," sambung Joni.
Joni juga menuturkan, saat sekarang ia melakukan penyelidikan internal ke seluruh personel.
Baca juga: 500 Orang Petugas Gabungan Kawal Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Beranti di Padang Pariaman Besok
Penyelidikan tersebut terkait kemungkinan adanya oknum yang mencatut nama Joni untuk menerima suap.
"Total ada 165 personel dan sudah saya sampaikan ke seluruhnya. Dimana, 80 di antaranya adalah petugas di lapangan, " bebernya.
Kata Joni, akan ada sanksi tegas terkait kepegawaian dan ia juga siap menerima konsekuensi jika terbukti bersalah.
Bukittinggi
Satpol PP Bukittinggi
Sumatera Barat
Joni Feri
kasus suap
viral lokal
Pasar Ateh Bukittinggi
| Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bukittinggi 153 Ribu Orang, Hasilkan PAD Rp3,5 Miliar |
|
|---|
| Residivis Pemerasan Ditangkap di Bukittinggi, Ancam Korban Pakai Pisau dan Rampas Uang serta HP |
|
|---|
| Jadwal Gerakan Pangan Murah Bukittinggi Digelar di Kelurahan, Minyak Goreng Rp18 Ribu per Liter |
|
|---|
| Wako Ramlan Lantik 6 Pejabat Bukittinggi, Kadis Baru Langsung Diingatkan Program Prioritas |
|
|---|
| Korban Kecelakaan Bukittinggi 2025 Capai Ratusan Orang, Kerugian Tembus Rp442 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kasatpol-PP-Bukittinggi-Joni-Feri-292025.jpg)