Kecelakaan di Bukittinggi

Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlintas Truk Pengangkut Semen di Garegeh Bukittinggi

Lini menjelaskan, saat menuju ke lokasi kecelakaan, ia melihat seorang ibu-ibu tergeletak dan bersimbah darah di tepi jalan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
KECELAKAAN LALU LINTAS - Bekas darah dari korban kecelakaan yang ditutupi dengan pasir di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Kamis (28/8/2025). Lini menjelaskan, saat menuju ke lokasi kecelakaan, ia melihat seorang ibu-ibu tergeletak dan bersimbah darah di tepi jalan. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Seorang ibu meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan truk semen di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis (28/8/2025).

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai oleh seorang ibu-ibu dengan truk pengangkut semen.

Lokasi kecelakaan ini berjarak sekitar 5,5 kilometer dari Kantor Wali Kota Bukittinggi dengan jarak tempuh kurang lebih 13 menit.

Untuk kejadiannya berada di depan simpang menuju SMA Negeri 5 Bukittinggi, jika datang dari Garegeh atau Jalan Soekarno-Hatta.

Baca juga: Prabowo Malu Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK: Apa Tidak Ingat Anak dan Istrinya?

Berdasarkan keterangan masyarakat di depan lokasi kecelakaan, Lini Muliyani mengatakan bahwa saat kecelakaan ia tengah berada di belakang rumah.

Lalu, terdengar bunyi masyarakat lainnya berteriak di depan rumah.

"Posisi saya di belakang rumah, terus terdengar bunyi teriakan, lalu berlari keluar, ternyata ada kecelakaan," ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Kamis (28/8/2025).

Lini menjelaskan, saat menuju ke lokasi kecelakaan, ia melihat seorang ibu-ibu tergeletak dan bersimbah darah di tepi jalan.

Baca juga: Rumah Warga Solok Selatan Rusak Akibat Angin Puting Beliung, 23 KK di Tiga Kecamatan Terdampak

Posisi ibu-ibu tersebut tergeletak, berada tepat di rumah Lini.

"Saya lihat orang sudah ramai, terus terlihat ibu-ibu tergeletak di pinggir jalan," terangnya.

"Ketika itu, ibu tersebut belum meninggal dunia, masih sempat bernafas. Namun tampak tangan bagian otot ibu itu hancur, mungkin terlindas dan darah berceceran," sambungnya.

Kendati demikian, tidak ada yang masyarakat yang langsung mau menolong saat melihat kondisi ibu tersebut, entah takut atau bagaimana.

"Namun, beruntung pihak kepolisian datang cepat, jadi langsung ditangani," tuturnya.

"Lebih kurang setengah jam setelah kecelakaan, ibu tersebut baru dibawa menggunakan ambulance," tambahnya.

Lini mengatakan, di daerah tersebut memang rawan kecelakaan.

Baca juga: Ronaldo Kwateh Pulih dari Cedera, Sudah Ikut Berlatih dan Siap Unjuk Gigi Bersama Semen Padang FC

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved