Kebakaran di Padang

Kebakaran Kampung Jao Padang, Anik Pasrah Kontrakan Hangus, Ternyata Selamat dari Api

Suasana sore di Kawasan Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang mendadak mencekam pada Jumat (12/6/2026)

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
KEBAKARAN DI PADANG - Kebarkan di Kawasan Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang mendadak mencekam pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Anik, salah seorang penghuni kontrakan yang posisinya berada tepat di samping bangunan utama yang menjadi pusat kebakaran. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hebat melanda Kampung Jao Padang, warga panik berhamburan menyelamatkan diri.
  • Anik pasrah kontrakannya ikut hangus karena api berkobar tepat di samping rumahnya.
  • Setelah api padam, Anik terkejut karena kontrakan dan seluruh barangnya tetap utuh.
  • Nasib berbeda dialami Rizko, kos dan seluruh barang miliknya habis terbakar.
  • Warga mengaku sempat mendengar ledakan sebelum api membesar, penyebab masih diselidiki.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Suasana sore di Kawasan Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang mendadak mencekam pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.

Pantauan dilokasi terlihat kobaran api yang disertai kepulan asap hitam pekat mengejutkan warga setempat dan para pedagang yang sedang beraktivitas.

Amukan si jago merah dilaporkan melahap beberapa bangunan, termasuk sejumlah rumah kos dan kontrakan yang berada di area padat penduduk tersebut.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk menjinakkan api.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengerahkan sedikitnya enam unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Baca juga: PLN UP3 Solok Gandeng PT KSI, Buka Peluang Tambah Beban Listrik 304,6 kVA di Solok Selatan

Namun, petugas di lapangan sempat menghadapi kendala lantaran akses jalan yang sempit. 

Akibatnya, hanya ada satu mobil damkar yang berhasil masuk ke dalam gang untuk mendekati titik api secara langsung.

Anik, salah seorang penghuni kontrakan yang posisinya berada tepat di samping bangunan utama yang menjadi pusat kebakaran.

Sore itu, Anik sedang sibuk melayani pembeli di kedai miliknya yang berjarak tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian.

Fokusnya mendadak pecah ketika mendengar suara jeritan histeris dari warga yang berada di sebelah kontrakannya.

"Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari sebelah, pas saya lihat keluar, ternyata ada api sudah membesar," kata Anik mengisahkan kepanikannya.

Baca juga: PLN UP3 Solok Percepat Pasang Listrik RSIA Permata Bunda 555 kVA Demi Dukung Layanan Kesehatan

Melihat kobaran api yang sudah membubung tinggi, Anik langsung mengambil langkah seribu untuk menyelamatkan diri tanpa memikirkan hal lain.

Saat itu, ia sudah sangat yakin bahwa rumah kontrakan yang dihuninya juga akan ikut hangus terbakar melihat posisi api yang begitu dekat.

Namun, keajaiban justru menghampiri Anik setelah petugas damkar berhasil mengendalikan situasi di lapangan.

Begitu api berhasil dipadamkan sepenuhnya, ia terkejut sekaligus bersyukur mendapati bangunan kontrakannya ternyata luput dari jilatan api.

Meskipun hawa panas sempat mengepung area tersebut, bangunan kontrakan Anik tetap berdiri utuh.

Seluruh barang-barang berharga yang berada di dalam rumahnya pun dipastikan aman dan tidak mengalami kerusakan sedikit pun.

Baca juga: PLN dan Pemkab Dharmasraya Inventarisasi Data PJU untuk Tingkatkan Akurasi Layanan

Sementara itu penghuni bangunan lain yang terdampak, bernama Rizko.

Pria yang sehari-hari bekerja di pasar ini hanya bisa tertunduk lesu meratapi tempat tinggalnya yang kini sudah rata dengan tanah.

Saat api mulai berkobar hebat, Rizko mengaku sedang berada di tempat kerjanya di kawasan pasar.

Ia langsung bergegas kembali setelah mendapat kabar bahwa area tempat kosnya ikut dilanda kebakaran besar.
Menurut kesaksian Rizko, sebelum api membesar, beberapa warga sempat mendengar suara ledakan yang cukup keras.

Suara ledakan tersebut disinyalir berasal dari arah kos putri yang posisinya tepat berada di samping bangunan kos yang dihuninya.

"Terdengar ledakan dari arah kos putri di sebelah," ungkap Rizko dengan nada lirih saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat sore.

Baca juga: Kebakaran di Kampung Jao Padang, 6 Mobil Damkar Dikerahkan, Cuma Satu Armada Bisa Masuk Lewat Gang

KEBAKARAN DI PADANG - Salah seorang saksi mata sekaligus korban yang melihat langsung detik-detik mencekam tersebut adalah Rizko, salah satu penghuni kos-kosan di lokasi kejadian, Jumat (12/6/2026).Rizko menceritakan, kepulan asap hitam pekat dan kobaran api yang membubung tinggi langsung melalap bangunan tempat tinggalnya dalam waktu singkat.
KEBAKARAN DI PADANG - Salah seorang saksi mata sekaligus korban yang melihat langsung detik-detik mencekam tersebut adalah Rizko, salah satu penghuni kos-kosan di lokasi kejadian, Jumat (12/6/2026).Rizko menceritakan, kepulan asap hitam pekat dan kobaran api yang membubung tinggi langsung melalap bangunan tempat tinggalnya dalam waktu singkat. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Saking cepatnya api menjalar, Rizko mengaku sama sekali tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

Ketika ia tiba di lokasi, seluruh bangunan tempat tinggalnya sudah dikepung oleh kobaran api yang sangat besar.

Praktis, tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan dari dalam kamarnya selain pakaian yang saat itu sedang melekat di tubuhnya.

Seluruh fasilitas dan barang pribadi miliknya habis dilalap api tanpa sisa dalam waktu singkat.

"Semua habis terbakar, ada handphone juga di dalam, dan banyak baju-baju yang tidak bisa dibawa keluar," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga: Cegah Penimbunan BBM Subsidi, Satreskrim Polres Solok Turun Langsung ke SPBU Koto Baru

Saat melihat keganasan api yang meruntuhkan tempat tinggalnya, Rizko mengaku hanya bisa pasrah dan linglung.

Ia tidak tahu harus berbuat apa lagi melihat kenyataan bahwa seluruh ruang kehidupannya telah hangus menjadi abu.

Berdasarkan pantauan Rizko di sekitar lokasi, dampak kebakaran ini memang tergolong cukup parah.

Setidaknya ada tiga bangunan kos lain di sekitar tempat tinggalnya yang nasibnya sama, yakni ikut terbakar habis dilumat api.

Terkait penyebab pasti dari peristiwa kebakaran hebat ini, pihak berwenang mengaku belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam penyelidikan.

Baca juga: PLN UP3 Solok dan Pemkab Dharmasraya Perkuat Sinergi Melalui Inventarisasi Ulang Data PJU

6 Mobil Dikerahkan

Kebakaran melanda kawasan Pasar Raya Padang, tepatnya di Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (12/6/2026) sore.

Peristiwa yang mengejutkan warga dan pedagang setempat tersebut terjadi di tengah kepadatan aktivitas menjelang akhir pekan. 

Berdasarkan pantauan reporter TribunPadang.com, Arif Ramanda di lokasi kejadian pada pukul 17.15 WIB, kobaran api terlihat membubung tinggi dan melahap beberapa bangunan di kawasan padat penduduk tersebut.

Asap hitam pekat berukuran besar tampak menggumpal ke udara, bahkan dapat terlihat dari jarak beberapa kilometer. 

Kondisi ini sempat memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar dan para pedagang yang berada di area Pasar Raya.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Lontong Sayur di Padang Pertahankan Harga Meski Untung Menipis

KEBAKARAN DI PADANG - Kebakaran melanda kawasan Pasar Raya Padang, tepatnya di Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (12/6/2026) sore. Peristiwa yang mengejutkan warga dan pedagang setempat tersebut terjadi di tengah kepadatan aktivitas menjelang akhir pekan.
KEBAKARAN DI PADANG - Kebakaran melanda kawasan Pasar Raya Padang, tepatnya di Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (12/6/2026) sore. Peristiwa yang mengejutkan warga dan pedagang setempat tersebut terjadi di tengah kepadatan aktivitas menjelang akhir pekan. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi. 

Setidaknya, enam unit armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) guna menjinakkan si jago merah.

Namun, upaya petugas di lapangan tidak berjalan mulus begitu saja. Tim pemadam kebakaran menghadapi kendala aksesibilitas yang cukup sulit karena letak bangunan yang terbakar berada di kawasan yang padat.

Dari enam unit mobil damkar yang diterjunkan, hanya ada satu armada berukuran lebih kecil yang berhasil menerobos masuk ke dalam gang. 

Hal ini dikarenakan kondisi gang di sekitar lokasi kejadian tergolong sangat sempit dan dipadati warga.

Baca juga: Harga Emas di Padang Melejit Hari Ini, Satu Ameh Tembus Rp 6 Juta di Pasar Raya

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan lokalisir api masih terus berlangsung secara intensif. 

Petugas damkar dibantu warga sekitar bahu-makhambu menyemprotkan air ke titik-titik api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain.

Kondisi angin yang bertiup cukup kencang di sore hari menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. 

Mengenai penyebab pasti dari musibah kebakaran ini, pihak berwenang mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. 

Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan pemadaman total dan memastikan api tidak merembet ke pertokoan utama Pasar Raya.

Pihak kepolisian setempat juga sudah berada di lokasi untuk mengamankan jalur evakuasi dan mengatur lalu lintas di sekitar Kampung Jao yang sempat mengalami kemacetan parah akibat banyaknya warga yang berkerumun melihat kejadian tersebut. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved