Pesta Bola 2026
Penjualan TV di Pasar Raya Padang Masih Sepi Meski Piala Dunia 2026 Sudah Bergulir
"Saat ini penjualan TV agak kurang. Karena memang harga TV sedang naik," kata Wisdana kepada TribunPadang.com, Jumat (12/6/2026).
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Menilik penjualan TV di Pasar Raya Padang, saat berlangsungnya penyelenggaraan ajang Piala Dunia 2026.
- Penjualan TV belum mengalami lonjakan.
- Penjualan TV meningkat pada ajang Piala Dunia sebelumnya.
- Penyebab turunnya penjualan TV akibat harganya yang naik.
- Kenaikan harga televisi turut dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Penjual televisi pintar (Smart TV) di Kota Padang mengaku belum mengalami lonjakan penjualan meski ajang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tengah berlangsung.
Kondisi tersebut berbeda dibandingkan penyelenggaraan Piala Dunia edisi sebelumnya yang mampu mendongkrak penjualan televisi dan perangkat penunjang siaran lainnya.
Para pedagang menduga menurunnya minat masyarakat membeli televisi dipengaruhi harga Smart TV yang saat ini relatif tinggi.
Salah seorang pedagang elektronik di Pasar Raya Padang, Wisdana, mengatakan penjualan televisi saat ini cenderung sepi meski euforia Piala Dunia mulai terasa.
Baca juga: Sumbar Alami Kerugian Rp33 T Akibat Bencana, Mahyeldi Pimpin Aksi Tanam 1.000 Pohon di Kuranji
"Saat ini penjualan TV agak kurang. Karena memang harga TV sedang naik," kata Wisdana kepada TribunPadang.com, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, kenaikan harga televisi turut dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
"Naiknya harga TV ini juga dipengaruhi kondisi ekonomi dan nilai tukar rupiah," ujarnya.
Meski penjualan televisi belum menunjukkan peningkatan, Wisdana mengaku permintaan terhadap Set Top Box (STB) dan antena televisi masih cukup tinggi.
"Kalau untuk Set Top Box (STB) dan antena masih banyak yang membeli. Mungkin karena siaran Piala Dunia bisa ditonton melalui TVRI, sehingga banyak yang mencari perangkat tersebut," jelasnya.
Baca juga: Harga Plastik di Padang Meroket, Beli Nasi Minta Lauk Dipisah Kini Kena Biaya Tambahan Rp1.000
Ia menilai antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia kali ini tidak setinggi edisi-edisi sebelumnya.
"Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia memang menurun. Dulu pembeli TV dan parabola cukup tinggi, tetapi sekarang sudah berkurang," katanya.
Hal senada disampaikan pedagang elektronik lainnya di Pasar Raya Padang, Eka.
Ia mengaku hingga saat ini belum melihat adanya peningkatan penjualan televisi meski Piala Dunia telah dimulai sejak dini hari.
"Peningkatan masih belum ada. Penjualan masih standar saja," kata Eka kepada TribunPadang.com.
Baca juga: Harga Nasi Ampera Naik di Padang, Mahasiswa Ubah Strategi Makan agar Tetap Hemat
Menurutnya, pada penyelenggaraan Piala Dunia sebelumnya, penjualan televisi di tokonya sempat mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Pesta Bola 2026
Nobar Piala Dunia 2026
hasil piala dunia
Piala Dunia 2026
Pasar Raya Padang
Padang Barat
Padang
pedagang TV Pasar Raya Padang
Rupiah Melemah
| Profil Uda Rio, Konten Kreator Sumbar Jagokan Jepang di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Wako Fadly Amran Belum Tentukan Negara Pilihan, Warga Padang Diajak Ramaikan Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Piala Dunia 2026 Bergulir, The Atmo Sports Bar Santika Padang Siapkan Nobar hingga Final |
|
|---|
| Kepala BNNP Sumbar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Ingin Ronaldo Juara Sebelum Gantung Sepatu |
|
|---|
| Konten Kreator Uda Rio Jagokan Jepang di Piala Dunia 2026, Prediksi Samurai Biru Tembus Semifinal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/penjualan-TV-di-Pasar-Raya-Padang-1262026.jpg)