Peluru Nyasar
TNI Akui Peluru G2 Combat Lukai Mahasiswi, Rektor UNP Tegaskan Kasus Peluru Nyasar UNP Sudah Clear
Universitas Negeri Padang (UNP) menyatakan kasus peluru nyasar yang melukai mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- TNI akhirnya mengungkap sumber peluru yang melukai mahasiswi UNP.
- Hasil investigasi menjawab misteri insiden yang sempat jadi sorotan.
- UNP menyebut kasus sudah jelas, masyarakat diminta tak lagi khawatir.
- TNI hentikan latihan tembak di Lapai dan pindahkan ke lokasi lain.
- Kondisi korban membaik, peluru berhasil diangkat dari tubuhnya.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) menyatakan kasus peluru nyasar yang melukai mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP, Nova Wirantika, kini sudah menemui titik terang.
Hal itu disampaikan Rektor UNP, Krismadinata, setelah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol mengumumkan hasil investigasi yang menyebut proyektil yang mengenai korban berasal dari senjata laras pendek jenis pistol G2 Combat yang digunakan saat latihan tembak.
Menurut Krismadinata, kejelasan sumber peluru tersebut sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat yang muncul sejak insiden terjadi pada Selasa (2/6/2026) sore.
"Alhamdulillah semuanya sudah jelas. TNI sudah menyampaikan hasilnya, bertanggung jawab atas kejadian ini dan masyarakat sekarang bisa tenang karena semuanya sudah clear," kata Krismadinata kepada TribunPadang.com di Rektorat UNP, Senin (8/6/2026).
Ia mengatakan sejak awal pihak kampus meminta agar penyebab kejadian diungkap secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Setelah insiden terjadi, UNP langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi korban ke rumah sakit dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari aparat kepolisian, Badan Intelijen Daerah hingga jajaran TNI.
Baca juga: TNI Pindahkan Lapangan Tembak Usai Insiden Peluru Nyasar, Rektor UNP Minta Masyarakat Tak Resah Lagi
Menurut Krismadinata, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol juga langsung turun ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban dan memastikan penanganan berjalan dengan baik.
"Kebetulan responsnya cepat. Pangdam langsung datang dan melihat kondisi korban. Penanganan juga dilakukan dengan cepat," ujarnya.
Tak hanya berkoordinasi di tingkat daerah, UNP juga melaporkan kejadian tersebut kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Laporan resmi kemudian disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang selanjutnya berkoordinasi dengan Panglima TNI.
Selain itu, pihak kampus juga menghubungi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan untuk memastikan persoalan tersebut mendapatkan perhatian serius.
"Dari kementerian juga langsung merespons. Pesan yang kami terima jelas, kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi," katanya.
Krismadinata menyambut baik keputusan TNI yang menghentikan latihan tembak di Lapangan Tembak Lapai dan memindahkan lokasi latihan ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Peluru Nyasar di UNP Terungkap, Kodam XX/TIB Sebut Proyektil Identik Munisi Latihan Yonif 897
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus jaminan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan kampus.
"Kami mendapatkan informasi bahwa latihan tembak tidak lagi dilakukan di sekitar Air Tawar dan akan dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif," ujarnya.
peluru nyasar UNP
Peluru nyasar
peluru nyasar depan Rektorat UNP
Universitas Negeri Padang (UNP)
Universitas Negeri Padang
| TNI Pindahkan Lapangan Tembak Usai Insiden Peluru Nyasar, Rektor UNP Minta Masyarakat Tak Resah Lagi |
|
|---|
| Peluru Nyasar UNP, Kodam XX/TIB Tutup Lapangan Tembak dan Evaluasi Sistem Keamanan |
|
|---|
| Peluru Nyasar di UNP Terungkap, Kodam XX/TIB Sebut Proyektil Identik Munisi Latihan Yonif 897 |
|
|---|
| UNP Minta Solusi Permanen Usai Kasus Peluru Nyasar, Dorong Pemindahan Lapangan Tembak |
|
|---|
| Dalami Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam XX/TIB Gelar Uji Balistik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Rektor-Universitas-Negeri-Pdiswid-insiden-tersebut.jpg)