Berita Populer Padang

3 BERITA POPULER PADANG: Biosolar Langka, Harga Beras Stabil dan Lokasi Potong Sapi Kurban Presiden

Syamsuis (50), mengaku terjebak antrean selama tiga jam saat pengisian bahan bakar (BBM) biosolar di SPBU Sawahan, Kecamatan Padang Timur

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
ANTREAN BIOSOLAR- Deretan kendaraan untuk pengisian biosolar di SPBU Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (21/5/2026). 

"Sudah tiga jam saya menunggu, antreannya panjang juga, tidak di sini saja, di tempat lain biosolar ini susah," kata dia saat memberikan keterangan.

Bahkan, waktunya untuk aktivitas lain harus habis saat mengantre biosolar. Namun beruntung, beras yang ia angkut menggunakan mobil L-300 sudah diantar sesuai alamat.

Baca juga: Viral Bus Mahasiswa Diduga Dipalak di Lembah Anai, Unand: Akan Kami Telusuri

Sebab sebelumnya, ia datang dari arah Solok menuju Padang untuk mengantarkan beras ke pelanggan.

"Saya datang ke Padang dari Solok sejak kemarin, bawa beras, ini mau balik ke Solok, tapi harus antre panjang untuk beli biosolar," ujarnya.

Solar Sulit di Sumbar

Sulitnya mendapatkan solar, kata Syamsuis, dikarenakan banyak SPBU melayani pembelian menggunakan jeriken.

Sehingga saat kendaraan membeli biosolar, stoknya habis dan sering tidak kebagian.

Kata dia, banyak kendaraan yang rela antre berjam-jam hanya untuk melanjutkan perjalanan.

"Karena banyak pembelian pakai jeriken dan yang melansir, makanya kami para sopir sering tidak kebagian," sebutnya.

Menurutnya, biosolar tidak hanya sulit didapatkan di Kota Padang, tetapi di beberapa SPBU di Sumbar kondisi yang sama juga terjadi.

"Hampir di seluruh SPBU di Sumbar ini sulit mendapatkan solar, banyak pengendara yang mengeluh. Mulai dari Padang, Solok, Sungai Rumbai dan lain sebagainya, intinya hampir keseluruhannya," tutupnya.

Pasokan Biosolar di Padang Ditambah 20 Persen

Untuk mengantisipasi antrean panjang kendaraan saat mengisi solar ke depannya, pasokan harian bahan bakar biosolar di Kota Padang ditambah sebesar 20 persen dari rata-rata distribusi normal.

Pernyataan ini disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Kamis (21/5/2026).

Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengatakan akan terus melakukan upaya optimalisasi penyaluran BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) atau Biosolar di wilayah Kota Padang.

"Tujuan penambahan ini, guna menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," kata dia saat memberikan keterangan.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kepadatan kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Kota Padang dipengaruhi oleh meningkatnya demand Biosolar selama Mei 2026.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Raya Padang Naik Jelang Idul Adha, Bawang Merah Ikut Merangkak

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved