Harga Bahan Pokok

Harga Cabai di Pasar Raya Padang Naik Jelang Idul Adha, Bawang Merah Ikut Merangkak

Memasuki pekan ketiga bulan Mei, harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Selatan, mulai merangkak naik.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
HARGA BAHAN POKOK - Memasuki pekan ketiga bulan Mei, harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Selatan, mulai merangkak naik. 

Ringkasan Berita:
  • Harga cabai di Pasar Raya Padang naik jelang Idul Adha, pembeli mulai mengeluh.
  • Cabai kotak dari Jawa tembus Rp54 ribu per kilogram, pedagang ikut waspada.
  • Bawang merah bertahan di harga tinggi sejak usai Lebaran Idul Fitri lalu.
  • Harga telur masih stabil, tapi pedagang prediksi lonjakan tinggal hitungan hari.
  • Pedagang sebut kenaikan bahan pokok jelang Raya Haji sulit diprediksi pasar.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Memasuki pekan ketiga bulan Mei, harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat, mulai merangkak naik.

Kenaikan yang paling mencolok terjadi pada komoditas cabai merah dan bawang merah, sementara harga telur ayam ras terpantau masih bertahan stabil.

Berdasarkan pantauan reporter TribunPadang.com, Arif Ramanda di lapangan pada Kamis (21/5/2026), pergerakan harga ini mulai dikeluhkan oleh para pedagang maupun emak-emak yang berbelanja.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Raya Kota Padang, Susan, mengungkapkan bahwa harga cabai merah lokal sudah berangsur naik dalam beberapa hari terakhir.

"Harga cabai merah sekarang sudah berangsur naik. Kemarin-kemarin harganya masih Rp 35 ribu per kilogram, sekarang sudah mencapai Rp 40 ribu per kilogram," ujar Susan.

Baca juga: Dies Natalis ke-42 UT Padang Gelar PKM Kebencanaan di Guguak Malalo, Terdampak Banjir Bandang

Tidak hanya cabai lokal, kenaikan harga yang cukup signifikan juga terjadi pada komoditas cabai kotak.

Cabai kotak yang dipasok dari luar daerah, seperti dari Lampung dan Pulau Jawa, justru mengalami lonjakan harga yang lebih tinggi.

"Sedangkan untuk cabai kotak yang berasal dari Lampung atau dari Jawa, harga sekilonya sekarang Rp 54 ribu. Padahal biasanya cuma Rp 48 ribu per kilogram," tutur Susan menjelaskan detail kenaikan.

Menurut Susan, fluktuasi harga cabai di pasaran memang sangat sulit untuk diprediksi oleh para pedagang.

Namun, berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, momentum menjelang Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Kurban selalu menjadi pemicu utama melonjaknya harga pangan.

Baca juga: Momentum Harkitnas ke-118, PT Semen Padang Ajak Karyawan Bangkit Hadapi Tantangan Industri

"Ia menyebut harga cabai emang susah diprediksi. Tapi biasanya kalau sudah mau mendekati Raya Haji (Idul Adha), harga-harga pasti naik,"terangnya.

Selain cabai, komoditas bumbu dapur lainnya yang ikut mencekik dompet pembeli adalah bawang merah.

Berbeda dengan cabai yang baru mulai merangkak naik, harga bawang merah ternyata sudah curi start dan mengalami kenaikan sejak selesai Hari Raya Idul Fitri lalu.

Hingga saat ini, harga bawang merah di Pasar Raya Padang masih tertahan di angka yang cukup tinggi.

"Untuk bawang merah, sebenarnya sudah naik setelah Raya Idul Fitri kemarin. Biasanya dijual Rp 37 ribu per kilogram, sekarang sudah jadi Rp 40 ribu," sebut Susan.

Baca juga: Bupati JKA Minta Penguatan UKS Demi Wujudkan Sekolah Sehat di Padang Pariaman

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved