Kecelakaan Beruntun di Padang

Daftar Korban Tabrakan Beruntun di Padang Besi, 4 Tewas 4 Luka-luka

Sebagian besar korban dibawa ke Semen Padang Hospital. Sementara satu korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Universitas Andalas

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: afrizal

Kecelakaan tersebut melibatkan dua unit truk dan tiga mobil pribadi yang seluruhnya melaju dari arah Solok menuju Kota Padang.

Akibat musibah itu, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Warga Trauma Kejadian Lampau

Namun di tengah kepanikan dan proses evakuasi korban, ada ketakutan lain yang terus menghantui warga sekitar, terutama Rita.

Rumah yang ia tinggali berada tepat setelah turunan tajam di kawasan tersebut.

Menurut Rita, setiap kendaraan yang mengalami rem blong dari arah Solok berpotensi menghantam rumah-rumah warga di sekitar lokasi.

Trauma itu bukan tanpa alasan.

TRAUMA- Kecelakaan yang terjadi kawasan jembatan Padang Besi bukan pertama kali terjadi. Rita seorang warga menuturkan cucunya juga menjadi korban mobil rem blong yang menghantam rumahnya beberapa tahun lalu di Kawasan yang sama tempat tabrakan beruntun Minggu (10/5/2026)
TRAUMA- Kecelakaan yang terjadi kawasan jembatan Padang Besi bukan pertama kali terjadi. Rita seorang warga menuturkan cucunya juga menjadi korban mobil rem blong yang menghantam rumahnya beberapa tahun lalu di Kawasan yang sama tempat tabrakan beruntun Minggu (10/5/2026) (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Beberapa tahun lalu, rumah Rita pernah dihantam sebuah mobil minibus yang mengalami rem blong. 

Peristiwa itu merenggut nyawa cucunya yang saat itu sedang tertidur di kamar.

“Saya sangat takut. Bahkan saya setiap hari tidak berani tidur di dalam kamar. Karena cucu saya yang seharusnya sekarang sudah kelas 6 SD meninggal dunia ditabrak mobil rem blong saat sedang tidur di kamarnya,” kata Rita Bahar kepada TribunPadang.com dengan suara bergetar.

Sejak kejadian itu, Rita mengaku memilih tidur di ruang tamu dibandingkan di kamar rumahnya.

“Saya tidak pernah lagi tidur di kamar. Siang malam saya tidur di ruang tamu karena takut ada mobil rem blong menghantam rumah,” ujarnya.

Dikenal Kawasan Rawan Kecelakaan

Menurut Rita, kawasan Jembatan Padang Besi sudah lama dikenal rawan kecelakaan, khususnya kendaraan truk yang mengalami rem blong saat melintasi turunan.

Ia bahkan menyebut pada tahun 2025 lalu, tetangganya juga kehilangan dua cucu akibat kecelakaan truk pengangkut CPO yang diduga mengalami rem blong.

“Di sini sudah sangat sering kecelakaan. Sebelah rumah saya juga kehilangan dua orang cucunya akibat kecelakaan. Rata-rata karena rem blong,” kenangnya.

Karena itu, setiap kali terdengar suara rem atau klakson panjang dari arah jalan raya, rasa takut kembali muncul di benak warga.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved