Nelayan Kesulitan BBM

Nelayan di Padang Sulit Dapat Pertalite, Terpaksa Beli Pertamax

Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi Pertalite sulit mereka dapatkan di beberapa SPBU yang sudah diprioritaskan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
NELAYAN - Nelayan menarik kapalnya ke daratan, pertanda selesai menangkap ikan di lautan, Purus, Kota Padang, Selasa (5/5/2026). Nelayan mengeluh BBM mulai sulit didapat, sehingga menjadi kendala saat melaut. Terkadang nelayan harus membeli pertamax agar bisa melaut 

Sehingga hal ini kata Irfan cukup merugikan kelompok mereka.

"Mereka mengisi bahan bakar pakai jeriken atau tangki besar, mengatasnamakan nelayan, padahal bukan kami, jadinya kami dapat pasokan tak pernah pas," jelasnya.

Kata dia, pasokan yang direkomendasikan Dinas Perikanan untuk nelayan maksimal 3.000 liter sekali tiga bulan sekali.

Hanya saja, pasokan tersebut sering tidak sesuai bahkan tak pernah mendapatkan sama sekali.

"Kalau sudah begini, kami sulit untuk ke laut. Tapi kalau kondisi ikan sedang banyak, terpaksa beli Pertamax, walau perbandingannya satu jeriken Pertamax sama dengan dua jeriken Pertalite," tambahnya.

 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved