Harga BBM di Sumbar
Syukurlah Harga Pertamax dan Pertalite Tidak Ikut Naik Hari Ini
Annisa mengaku tidak terlalu terganggu dengan kenaikan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: afrizal
Meski demikian, ia menyebut tetap harus menggunakan BBM dengan kualitas tinggi karena kebutuhan operasional kapal miliknya.
“Kami butuh bahan bakar diesel yang bagus untuk mesin kapal. Tidak bisa pakai yang subsidi, jadi pilihannya Dexlite atau Pertamina Dex,” katanya.
Arya menambahkan, penggunaan BBM tersebut diperuntukkan bagi kapal pribadi yang digunakan untuk aktivitas surfing di kawasan Mentawai.
Menurutnya, meski kenaikan harga cukup signifikan, pihaknya tidak mengurangi volume pembelian.
“Kami tetap ambil seperti biasa. Rencananya sekitar 10.000 liter, tapi karena keterbatasan tangki di SPBU, diambil bertahap,” jelasnya.
Ia juga menilai kenaikan harga ini sejalan dengan tren harga minyak dunia yang turut mengalami peningkatan.
“Kalau melihat kondisi global, harga minyak memang naik. Jadi mau tidak mau kami mengikuti,” ujarnya.
Baca juga: Harga BBM Non Subsidi di Padang Naik, Pertamax Turbo dan Dex di Padang Ikut Berubah
Pilih Solar Eceran
Sementara itu, warga lainnya, Rustiawan, mengaku kenaikan harga BBM non-subsidi justru semakin menyulitkan masyarakat kecil, terutama yang bergantung pada Solar dan Dexlite.
“Kalau naiknya setinggi ini tentu sangat menyusahkan. Biasanya kami masih sanggup dengan harga lama, tapi kalau sudah di atas Rp20 ribu, berat,” katanya.
Ia menyebut, keterbatasan pasokan solar subsidi di SPBU kerap memaksa masyarakat beralih ke BBM non-subsidi.
“Karena solar kadang ada kadang tidak, kami terpaksa pakai Dexlite. Tapi dengan harga sekarang, kami lebih memilih membeli solar eceran yang lebih terjangkau,” ungkapnya.
Arya dan Rustiawan berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga BBM, agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya pengguna Solar dan Dexlite di daerah tersebut.
PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia, terhitung mulai Sabtu, 18 April 2026.
Truk Antre Solar
Pantauan TribunPadang.com, Sabtu (18/4/2026) siang di SPBU Pertamina Kayu Gadang, Simpang Kampus, Kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, geliat aktivitas pengisian bahan bakar tetap ramai meski ada kenaikan harga.
Baca juga: Harga BBM Non Subsidi di Padang Naik, Pertamax Turbo dan Dex di Padang Ikut Berubah
| Dexlite di Padang Kini Rp24.650, Warga Sebut Beli Solar Eceran Lebih Terjangkau |
|
|---|
| Efek Harga Pertamina Dex Naik di Padang, Kini Rp400 Ribu Cuma untuk 2 Hari |
|
|---|
| Cuma 1 Pajero, Antrean di Jalur Pertamina Dex di SPBU Ampang Padang Sepi |
|
|---|
| Harga Dexlite dan Pertamina Dex Naik, Hantam Biaya Operasional Pengusaha di Padang |
|
|---|
| Jangan Solar yang Naik, Pusing Jadinya, Keluh Pengendara di Padang Saat Dexlite Rp24.650 |
|
|---|