Pemko Padang
Lelang Jabatan Pemko Padang, Delapan ASN Luar Daerah Ikut Bersaing
Sebanyak 30 ASN berpangkat eselon III kini tengah bersaing ketat untuk menduduki empat jabatan Kepala OPD.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Arif Ramanda Kurnia
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) berpangkat eselon III kini tengah bersaing ketat untuk menduduki empat jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong.
- Delapan ASN dari luar lingkungan Pemko Padang yang mencoba peruntungan.
- Ricky Falantino dari Diskominfo Kota Pariaman, Syahriwan yang menjabat Staf Ahli di Pemkab Sijunjung, hingga Eldon Maron dari DPMPTSP Pasaman Barat, turut meramaikan daftar kandidat.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kompetisi memperebutkan kursi pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Padang memasuki babak baru.
Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) berpangkat eselon III kini tengah bersaing ketat untuk menduduki empat jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong.
Fenomena menarik muncul dalam seleksi terbuka kali ini. Daya tarik posisi birokrasi di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut ternyata tidak hanya memikat talenta lokal, tetapi juga para pejabat dari luar daerah. Hal ini menandakan adanya iklim kompetisi yang kompetitif dan inklusif di lingkungan pemerintah setempat.
Baca juga: Pemain Semen Padang FC Sebut Peningkatan "Chemistry" Jadi Faktor Kebangkitan Tim
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang pada Minggu (5/4/2026), terdapat delapan ASN dari luar lingkungan Pemko Padang yang mencoba peruntungan. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam bursa calon kepala dinas tahun ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, melalui Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Diane Mary, mengonfirmasi bahwa seluruh peserta telah melewati gerbang pertama, yakni seleksi administrasi.
"Delapan peserta di antaranya memang berasal dari luar Kota Padang," ujar Diane.
Para pelamar luar daerah ini didominasi oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Setidaknya ada lima nama yang tercatat berasal dari sana, yakni Harry Fitriadi, Wahendra, Rasydi Sumetri, Rizaldi, serta Ice Eryora. Mereka datang dengan latar belakang pengalaman di berbagai kedinasan tingkat provinsi.
Tak hanya dari pemprov, geliat seleksi ini juga menarik minat pejabat dari pemerintah kabupaten/kota tetangga. Nama Ricky Falantino dari Diskominfo Kota Pariaman, Syahriwan yang menjabat Staf Ahli di Pemkab Sijunjung, hingga Eldon Maron dari DPMPTSP Pasaman Barat, turut meramaikan daftar kandidat.
Partisipasi lintas daerah ini dinilai sebagai langkah positif dalam mencari sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak mumpuni. Kompetisi yang terbuka lebar memungkinkan Pemko Padang mendapatkan talenta terbaik untuk menggerakkan roda organisasi di tingkat dinas.
Fokus perebutan jabatan kali ini terbagi pada empat pos strategis. Keempatnya adalah posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menjadi posisi yang paling banyak diminati dengan jumlah sepuluh pelamar. Nama-nama seperti Diko Riva Utama, Eka Putra Buhari, hingga Camat Kuranji Rido Satria, bersaing dengan kandidat dari luar daerah seperti Wahendra dan Rizaldi.
Baca juga: Tim Gabungan Tangkap Dua Pengedar Sabu di Agam-Bukittinggi, Sita Hampir 1 Kilogram Narkoba
Sementara itu, untuk kursi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, terdapat tujuh nama yang bersaing. Nama-nama internal seperti Nur Hakim yang kini menjabat Kepala Bidang di Diskominfo akan berhadapan dengan Camat Padang Barat Pagara, serta Kabag Prokopim Tomy TRD.
Sektor infrastruktur melalui Dinas PUPR juga menjadi magnet bagi sembilan pelamar. Persaingan di sini cukup beragam, melibatkan nama-nama seperti Nico Lesmana dan Well Of Sanora yang harus berkompetisi dengan pelamar luar daerah seperti Eldon Maron dan Harry Fitriadi.
Di sisi lain, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tercatat memiliki jumlah pelamar paling sedikit, yakni empat orang. Kendati jumlahnya minim, persaingan antara Atos, Hendra Efendi, Indra Noferi, dan Syuhadi diprediksi tetap berlangsung sengit mengingat krusialnya peran lembaga ini dalam mengelola keuangan daerah.
Setelah dinyatakan lolos verifikasi berkas, para kandidat kini tidak memiliki waktu lama untuk bersantai. Mereka diwajibkan mengikuti tahapan krusial berikutnya, yakni tes penulisan makalah yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 April mendatang.
| Fadly Amran Bicara Kuliner di Bali, Dorong Padang Masuk Jaringan Kota Gastronomi Dunia UNESCO |
|
|---|
| Maknai Idul Adha, Fadly Amran Ajak Warga Padang Perkuat Kepedulian Pascabencana |
|
|---|
| Padang Sabet Penghargaan Nasional, Pemko Raih Predikat Terbaik II Validitas Data Pendidikan |
|
|---|
| Subuh Mubarakah di Nanggalo, Maigus Nasir Paparkan Program Prioritas Pemko Padang |
|
|---|
| 53.264 Warga Padang Sudah Nikmati BPJS Kesehatan Gratis, Pemko Masih Siapkan Puluhan Ribu Kuota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Lelang-Jabatan.jpg)