Warga Tertabrak Kereta Api

Buruh di Pauh Padang Tewas Tertabrak Kereta Api, Sempat Keluar Mess Sambil Telepon Malam Hari

Keterangan rekan korban menjadi salah satu fokus utama penyelidikan polisi dalam kasus pria yang tewas diduga tertemper kereta api

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
KORBAN TERTABRAK KERETA - Warga sekitar, Ernawati saat menunjukkan lokasi kecelakaan buruh asal Cilacap kepada TribunPadang.com di perumahaan Fakrisindo, Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (25/3/2026). Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto, mengungkapkan berdasarkan hasil wawancara dengan rekan-rekan korban, pria tersebut terakhir kali terlihat meninggalkan mess pada Selasa (24/3/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. 

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di lintasan rel kereta api kawasan Perum Prakisindo, RT 06 RW 02, Kelurahan Limau Manis Selatan.

Berdasarkan laporan awal, korban pertama kali ditemukan oleh petugas Polsuska saat melakukan patroli rel sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari hasil identifikasi sementara, korban diketahui bernama Kaslim (50), seorang buruh harian asal Cilacap, Jawa Tengah, sesuai dengan identitas yang ditemukan di lokasi.

Berdasarkan keterangan rekan korban, lanjut AKP Edi Harto, korban terakhir kali terlihat meninggalkan mess pada Selasa (24/3/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB sambil melakukan panggilan telepon.

“Paginya, rekan korban mendapatkan informasi bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rel kereta api,” tambahnya.

Baca juga: H+ 4 Lebaran Rabu 25 Maret 2026, BMKG Prediksi Cuaca Bukittinggi Berawan Sepanjang Hari

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit M Djamil Padang untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu pihak keluarga datang menjemput.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Cerita Saksi

Pantauan TribunPadang.com di lokasi sekira pukul 10:03 WIB, terlihat sisa darah dan tiga helai daun talas masih berada di lokasi.

Satu daun talas berada di tengah rel, lokasinya berada di belakang rumah Ernawati, warga sekitar.

Ernawati menunjukan lokasi kecelakaan tersebut kepada TribunPadang.com, sembari menunjuk lokasi pertama korban tertabrak kereta api.

Hingga jari telunjuknya mengarah ke sisa darah dan dua daun talas lainnya yang berada di pinggir rel.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sumbar 25 Maret 2026: Agam dan Bukittinggi Waspada Angin Kencang

Lokasi kedua ini menjadi tempat jasad korban dipindahkan usai kecelakaan terjadi sekira pukul 03:30 WIB itu.

Sementara itu, di sekitar TKP, bau amis darah masih tercium, ditambah angin berhembus membuat aromanya semakin pekat di hidung.

Warga sekitar, Ernawati menyebut bahwa ia tak mengetahui secara persis kronologi kecelakaan buruh asal Cilacap tersebut.

Kejadian naas itu ia ketahui setelah membuka pintu rumahnya yang hanya berjarak 6 meter dari TKP, sekira pukul 07:00 WIB.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved