Idul Fitri 2026
BPBD Padang Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Pantai Selama Libur Lebaran 2026
Masyarakat, khususnya orang tua, diingatkan untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan wisata.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- BPBD Padang minta orang tua perketat pengawasan anak saat libur Lebaran di pantai
- Lonjakan wisatawan dinilai tingkatkan risiko kecelakaan di kawasan pantai
- Sejumlah kejadian disebut dipicu kelalaian saat anak bermain tanpa pengawasan
- BPBD ingatkan bahaya gelombang tinggi dan larangan mandi setelah pukul 18.00 WIB
- Personel disiagakan, masyarakat diminta waspada selama berwisata
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Dalam rangka mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi pantai di Kota Padang saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Masyarakat, khususnya orang tua, diingatkan untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan wisata.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan momen Lebaran selalu diiringi lonjakan aktivitas wisata, terutama di objek wisata alam seperti pantai.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan apabila pengawasan tidak dilakukan secara optimal.
“Setiap Lebaran, banyak keluarga yang menghabiskan waktu di pantai, termasuk membawa anak-anak untuk bermain air. Kami mengimbau agar orang tua tidak lengah dan tidak membiarkan anak mandi sendiri tanpa pengawasan,” kata Hendri, Sabtu (21/3/2026).
Baca juga: Cerita Petugas Dishub Sumbar Genta Rela Tak Lebaran Bersama Keluarga Demi Tugas di Padang Panjang
Ia menjelaskan, sejumlah insiden di kawasan wisata umumnya dipicu oleh kelalaian, terutama saat anak-anak bermain di air tanpa pendampingan.
Oleh karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti terseret arus atau tenggelam.
Selain pengawasan, Hendri juga mengingatkan pengunjung agar memperhatikan kondisi alam, khususnya gelombang laut.
Aktivitas berenang atau mandi di pantai sebaiknya dihindari jika kondisi ombak sedang tinggi.
“Jika gelombang sedang besar, sebaiknya tidak melakukan aktivitas di laut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Baca juga: Gubernur Sumbar Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga saat Lebaran, Sebut Kunjungan Naik
BPBD juga mengimbau agar aktivitas di pantai tidak dilakukan hingga menjelang malam hari. Pasalnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan seiring berkurangnya pencahayaan dan pengawasan di lokasi.
“Kami sarankan masyarakat tidak lagi mandi di pantai setelah pukul 18.00 WIB untuk menghindari potensi bahaya,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Padang telah menyiagakan personel selama periode libur Lebaran.
Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Operasi Ketupat guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama berwisata.
“Personel kami tetap siaga, termasuk di pos-pos bencana yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan,” jelas Hendri.
Baca juga: Angka Kecelakaan di Sumbar Turun Saat Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan Justru Naik 12 Persen
| Padang Diserbu 183 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Pantai Air Manis Masih Jadi Primadona |
|
|---|
| Main Air Sepuasnya Hanya Rp10.000, Pemandian Lubuk Minturun Jadi Primadona Wisata Murah di Padang |
|
|---|
| Penumpang di BIM Meningkat 4,6 Persen pada Arus Balik Lebaran 2026, Jumlahnya Capai 57.735 Orang |
|
|---|
| Lubuk Minturun Padang Kembali Ramai, Tawarkan Wisata Air Segar dengan Tarif Bersahabat |
|
|---|
| Arus Lalin Tersendat di Simpang MTsN Ganting Padang Panjang, Polisi: Imbas Bus Menanjak Pelan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Selain-memperkuat-koordinasi-lintas-sektor-Dispar-Padadman-dan-menyenangkan.jpg)