Idul Fitri 2026

Polresta Padang Siagakan 11 Pos Pengamanan dan Pelayanan Selama Arus Mudik Lebaran 2026

"Rekayasa, jika ada pastinya di Jalan Samudera atau kawasan tepi laut (Taplau). Jika terjadi kepadatan, maka akan dilakukan satu arah," ujarnya.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polresta Padang
POS PELAYANAN- Penampakan pos pelayanan Polresta Padang yang baru saja didirikan dalam rangka pengamanan selama Operasi Ketupat Singgalang di Kota Padang. Polresta Padang bersiap menggelar Operasi Ketupat 2026 dengan menyiagakan 11 pos pengamanan dan pelayanan. 

Sementara di Kabupaten Tanah Datar, titik rawan macet berada di kawasan Rumah Makan Sukur, Lembah Anai, Rumah Makan Aie Badarun, hingga Pasar Koto Baru.

“Di Kabupaten Agam juga ada sejumlah simpang yang menjadi perhatian, seperti Simpang Padang Dua, Simpang Jambu Aia, Simpang Biaro, Simpang Tanjung Alam, Simpang Canduang, serta Pasar Baso,” jelasnya.

Selain itu, kepadatan kendaraan juga diprediksi terjadi di Simpang Piladang dan Lembah Harau di Kabupaten Limapuluh Kota, Simpang Bypass Mandiangin di Kota Bukittinggi, kawasan Danau Kembar dan Simpang Lubuk Selasih di Kabupaten Solok, serta Simpang Salayo di Kota Solok.

Baca juga: Polda Sumbar Berlakukan One Way di Lembah Anai Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Polda Sumbar menyiapkan sejumlah strategi penguraian kemacetan, di antaranya dengan mendirikan pos terpadu di jalur strategis.

Pos tersebut akan ditempatkan di jalur utama seperti Padang Panjang, Padang Tarok, dan Lembah Anai, serta di beberapa titik lain di luar jalur one way seperti Simpang Padang Luar, Sicincin, dan Simpang Ombilin Singkarak.

Selain itu, kepolisian juga menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional atau dynamic traffic management, yakni penyesuaian pola rekayasa lalu lintas berdasarkan kondisi di lapangan secara real time.

“Petugas di lapangan bersama Dinas Perhubungan akan melakukan pengaturan secara situasional jika terjadi peningkatan volume kendaraan,” katanya.

Baca juga: Festival Takbir Keliling Idul Fitri 1447 H di Pariaman, Perdana Libatkan Anak-Anak dan Remaja

Penguatan manajemen simpang juga menjadi langkah penting untuk menghindari penumpukan kendaraan, terutama di kawasan wisata.

Pengaturan keluar-masuk kendaraan akan dilakukan secara bertahap, termasuk memanfaatkan kantong parkir sementara agar tidak mengganggu arus utama.

Di sisi lain, Polda Sumbar juga mengoptimalkan penyebaran informasi lalu lintas kepada masyarakat melalui media sosial, radio, serta papan informasi di jalur mudik.

Informasi yang disampaikan mencakup jadwal rekayasa lalu lintas, kondisi kepadatan kendaraan, hingga jalur alternatif.

Selain itu, teknologi pemantauan lalu lintas juga dimanfaatkan melalui drone dan sistem kecerdasan buatan yang terhubung dengan Regional Traffic Management Center (RTMC) untuk mendeteksi potensi kemacetan lebih dini.

“Kami berharap dengan pemetaan titik rawan dan strategi penguraian ini, arus mudik dan balik Lebaran di Sumatera Barat dapat berjalan lebih lancar dan aman,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved