Kota Pariaman

Festival Takbir Keliling Idul Fitri 1447 H di Pariaman, Perdana Libatkan Anak-Anak dan Remaja

Festival Takbir Keliling perdana di Pariaman digelar malam Idul Fitri 1447 H, libatkan anak hingga dewasa.

Penulis: rilis biz | Editor: afrizal
Diskominfo Kota Pariaman
RAPAT- Asisten I Setda Kota Pariaman, Elfis Candra, memimpin rapat persiapan Festival Takbir Keliling Idul Fitri 1447 H bersama jajaran OPD dan panitia di Ruang Rapat Sekda Kota Pariaman, Selasa (3/3/2026). Festival ini merupakan yang pertama kali digelar Pemko Pariaman dengan melibatkan anak-anak, remaja hingga dewasa 

TRIBUNPADANG.COM- Pemerintah Kota Pariaman bakal menggelar Festival Takbir Keliling dalam rangka menyambut Malam Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elfis Candra, saat rapat persiapan Festival Takbir Keliling 1447 H di Ruang Rapat Sekda, Selasa (3/3/2026).

Elfis Candra mengatakan, festival ini merupakan yang pertama kali digelar Pemko Pariaman dengan melibatkan anak-anak, remaja hingga dewasa.

“Festival ini akan diselenggarakan pada Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 M dengan start dan finish di Balaikota Pariaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiah sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Baca juga: Festival Qasidah Rebana Klasik SD/MI, Upaya Pemko Pariaman Lestarikan Budaya Tradisional

Untuk peserta, kata dia, wajib berkoordinasi dengan kecamatan dan Kantor Urusan Agama (KUA). Bagi masyarakat yang tidak mengikuti festival tetap diperbolehkan melaksanakan takbiran, namun harus berkoordinasi dengan KUA dan kecamatan setempat.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 17 Maret 2026 di Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Pariaman pada jam kerja.

Adapun ketentuan peserta festival di antaranya mengenakan pakaian muslim yang rapi dan sopan, menggunakan alat kesenian tradisional, suara takbir bukan rekaman (suara asli), memakai sound system, serta menggunakan transportasi seperti mobil pikap yang layak.

“Setiap kecamatan minimal mengutus dua tim, satu tim terdiri dari 5 hingga 7 orang. Kendaraan peserta akan diberi nomor saat pendaftaran,” jelasnya.

Penilaian festival meliputi aspek keindahan dan kreativitas, keserasian serta kekompakan barisan, kualitas takbir dari sisi vokal dan irama, kedisiplinan, kebersihan, serta ketertiban peserta.

Baca juga: Pemko Pariaman Dorong Pekerja Mandiri Terdaftar Program JKK dan JKM

Untuk pemenang, panitia menyiapkan hadiah berupa trofi dan tabanas bagi juara I, II, dan III. Sementara harapan I, II, dan III akan mendapatkan tabanas.

“Semoga festival ini berjalan lancar dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat syiar Islam di Kota Pariaman,” tutupnya. (rls)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved