Berita Populer Padang

4 Berita Populer Padang: Jaga Kondusivitas Ramadan dan Harga Emas Antam Tembus Rp3,19 Juta per Gram

Muharlion juga memberi perhatian khusus terhadap potensi gangguan ketertiban yang kerap terjadi pada malam hari, seperti tawuran dan balap liar.

Tayang:
Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/DPRD Padang
PENGAWASAN BULAN RAMADAN - Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan, sosial, keagamaan dan kepemudaan berfoto bersama usai menyepakati komitmen menjaga kondusivitas dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 1447 H di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (13/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • DPRD Padang minta semua elemen masyarakat ikut jaga ketertiban selama Ramadan.
  • Di Toko Emas Murni, harga emas kadar tinggi Rp2.740.000/gram atau Rp6.850.000 per ameh.
  • Banjir Koto Tangah jadi prioritas utama dalam Musrenbang penyusunan RKPD 2027.
  • Semen Padang FC siap tandang ke kandang Arema FC pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Berikut empat berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.

Terdapat berita terkait DPRD Padang minta semua elemen masyarakat ikut jaga ketertiban selama Ramadan. Satpol PP jadi ujung tombak penegakan Perda, tokoh adat dan agama diminta aktif mengawasi.

Muharlion soroti potensi tawuran dan balap liar pada malam hari. Pemko Padang dorong Smart Surau dan Pesantren Ramadan untuk pembinaan generasi muda.

Kemudian, harga emas perhiasan di Padang, Sumatera Barat, masih tinggi dan berfluktuasi pada Sabtu (14/2/2026). Di Toko Emas Murni, harga emas kadar tinggi Rp2.740.000/gram atau Rp6.850.000 per ameh.

Baca juga: 4 Berita Populer Sumbar: Dugaan Korupsi UIN Imam Bonjol, Kebakaran di Simpang Stasiun Bukittinggi

Selanjutnya, banjirdi kawasan Kecamatan Koto Tangah jadi prioritas utama dalam Musrenbang penyusunan RKPD 2027. Normalisasi sungai dan pengendalian banjir masuk daftar usulan utama masyarakat.

Maransi, Tunggul Hitam, dan Air Pacah disebut sebagai kawasan yang perlu perhatian. Lubuk Buaya mulai mendapat solusi lewat pengaturan aliran Sungai Batang Kandis.

Selain itu, terdapat juga berita Semen Padang FC siap tandang ke kandang Arema FC pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026, Minggu (15/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Baca berita selengkapnya:

1. DPRD Padang Minta Satpol PP dan Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas Ramadan

PENGAWASAN BULAN RAMADAN - Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan, sosial, keagamaan dan kepemudaan berfoto bersama usai menyepakati komitmen menjaga kondusivitas dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 1447 H di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (13/2/2026).
PENGAWASAN BULAN RAMADAN - Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan, sosial, keagamaan dan kepemudaan berfoto bersama usai menyepakati komitmen menjaga kondusivitas dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 1447 H di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (13/2/2026). (TribunPadang.com/DPRD Padang)

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kondusivitas selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Menurutnya, komitmen menjaga suasana aman dan nyaman selama Ramadan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga unsur keagamaan, kepemudaan, lintas agama, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Komitmen ini melibatkan semua elemen. Mulai dari kasi keagamaan, kasi kepemudaan, lintas agama, hingga Ormas-ormas. Pemerintah kota bersama DPRD tentu berupaya menjaga kondisi selama Ramadan tetap kondusif,” ujar Muharlion.

Ia menekankan, dalam penegakan aturan di lapangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi ujung tombak sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda). Namun, pengawasan sosial tetap membutuhkan dukungan tokoh masyarakat dan tokoh adat.

“Satpol PP tentu menjadi garda terdepan dalam penegakan Perda. Tetapi peran pemuka masyarakat, pemuka agama, niniak mamak, alim ulama, dan seluruh elemen sangat penting untuk membangun suasana yang kondusif hingga Idul Fitri nanti,” katanya.

Baca juga: 7 Fakta Jelang Arema vs Semen Padang: Dominasi Singo Edan hingga Reuni Kilat Sang Bek di Kanjuruhan

Muharlion juga memberi perhatian khusus terhadap potensi gangguan ketertiban yang kerap terjadi pada malam hari, seperti tawuran dan balap liar. Ia berharap seluruh pihak ikut mengawasi generasi muda agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif.

“Kita harapkan pada malam hari tidak ada tawuran, tidak ada balap-balap liar. Sementara di siang hari, suasana ibadah harus terjamin dan masyarakat bisa menjalankan puasa dengan tenang,” tegasnya.

Dalam upaya pembinaan, Pemko Padang mendorong penguatan kegiatan keagamaan melalui Program Smart Surau dan Pesantren Ramadan bagi pelajar Muslim.

Sementara itu, pembinaan kerohanian bagi non-Muslim juga tetap difasilitasi sesuai dengan agama masing-masing.

Selain aspek keagamaan, penguatan silaturahmi lintas agama dan lintas organisasi juga menjadi fokus.

Baca juga: Garis Kemiskinan Sumbar Naik, Keluarga Berpengeluaran di Bawah Rp4 Juta Kini Masuk Kategori Miskin

Masyarakat diajak meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan membantu kaum dhuafa, serta menolak segala bentuk provokasi dan intoleransi yang dapat memecah persatuan.

Pada aspek kepemudaan, generasi muda didorong memanfaatkan Ramadan sebagai momentum pembinaan karakter dan penguatan peran positif di tengah masyarakat.

Pengawasan terhadap anak kemenakan turut melibatkan niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, serta perangkat RT/RW.

Muharlion berharap, dengan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat, pelaksanaan ibadah Ramadan di Kota Padang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menekankan Ramadan harus dimaknai sebagai peningkatan kualitas ibadah, sekaligus ruang mempererat persatuan dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Baca juga: Jelang Ramadan Satlantas Polres Dharmasraya Perketat Lintas Sumatera, Periksa SIM hingga STNK

Ia juga menegaskan bahwa Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk mengoptimalkan Program Smart Surau bagi generasi muda, serta meningkatkan kepedulian terhadap warga terdampak bencana hidrometeorologi.

“Kami berharap empat poin dalam pernyataan sikap ini kita jalankan dengan penuh tanggung jawab. Mari bersama kita jadikan Ramadan tahun ini momentum memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT,” ujarnya.

2. Harga Emas di Padang Masih Tinggi, Antam di Pegadaian Tembus Rp3,19 Juta per Gram

HARGA EMAS PADANG: Memasuki pekan kedua Februari 2026, harga emas di Kota Padang, Sumatera Barat, terpantau masih bertahan di level tinggi. Untuk perhiasan dengan kadar tertentu, harga per satu ameh kini menyentuh angka Rp 6.800.000, Selasa (10/2/2026).
HARGA EMAS PADANG- Memasuki pekan kedua Februari 2026, harga emas di Kota Padang, Sumatera Barat, terpantau masih bertahan di level tinggi. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Harga emas di sejumlah toko perhiasan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), terpantau mengalami fluktuasi pada akhir pekan ini, Sabtu (14/2/2026).

Meski bergerak dinamis, harga logam mulia masih berada di level tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat Minang yang dikenal memiliki tradisi menyimpan aset dalam bentuk emas, baik untuk investasi maupun kebutuhan adat seperti mahar pernikahan.

Salah satu toko rujukan warga, Toko Emas Murni di kawasan pasar utama Padang, mencatat harga emas kadar tinggi hari ini dibuka di angka Rp2.740.000 per gram.

Baca juga: Harga Pangan di Solok Selatan Pekan Kedua Februari 2026: Beras Turun, Telur dan Cabai Naik

“Untuk harga emas hari ini, kita buka di angka Rp2.740.000 per gram,” ujar Alifa, karyawan Toko Emas Murni, saat dihubungi TribunPadang.com sekitar pukul 15.30 WIB.

Selain harga per gram, emas juga diperjualbelikan dalam satuan lokal “ameh”.

Saat ini, harga satu ameh berkisar Rp6.850.000.

Menurut Alifa, fluktuasi harga dipengaruhi pergerakan harga emas dunia dan dinamika ekonomi global yang terus berubah.

Sebagai perbandingan, harga emas batangan di Pegadaian juga mengalami penyesuaian.

Baca juga: Harga Emas di Padang Melejit Tembus Rp 2,8 Juta per Gram, Cek Update di Pasar Raya dan Pegadaian

Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Pegadaian, emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp3.195.000.

Sementara itu, produk emas Galeri 24 dipatok Rp2.938.000 per gram dan emas UBS dijual Rp2.961.000 per gram.

Selisih harga antara emas perhiasan di toko lokal dan emas batangan di Pegadaian menjadi pertimbangan tersendiri bagi masyarakat sebelum memutuskan untuk membeli.

3. Banjir Koto Tangah Jadi Prioritas, Normalisasi Sungai Diusulkan dalam Musrenbang RKPD 2027

MUSRENBANG KECAMATAN - Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan sambutan sekaligus arahan dalam Musrenbang Kecamatan Koto Tangah di Aula Bagindo Azis Chan, Balikota Padang, Jumat (13/2/2026). Musrenbang tersebut membahas usulan prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, mulai dari penanganan banjir, normalisasi sungai, hingga perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik.
MUSRENBANG KECAMATAN - Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan sambutan sekaligus arahan dalam Musrenbang Kecamatan Koto Tangah di Aula Bagindo Azis Chan, Balikota Padang, Jumat (13/2/2026). Musrenbang tersebut membahas usulan prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, mulai dari penanganan banjir, normalisasi sungai, hingga perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik. (TribunPadang.com/DPRD Padang)

Kecamatan Koto Tangah memprioritaskan penanganan banjir dan normalisasi sungai dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengatakan Koto Tangah sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Padang memiliki tantangan yang kompleks, terutama pascabencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Koto Tangah ini penduduknya sekitar 219 ribu jiwa dengan wilayah yang cukup luas dan sebagian kawasan rawan banjir. Karena itu, normalisasi sungai dan pengendalian banjir menjadi salah satu harapan utama masyarakat,” ujar Muharlion.

Ia menyebutkan sejumlah wilayah seperti kawasan Maransi, Tunggul Hitam, dan Air Pacah menjadi perhatian dalam pembahasan Musrenbang.

Sementara di kawasan Lubuk Buaya, menurutnya, sudah mulai ada solusi melalui pengaturan aliran Sungai Batang Kandis.

“Untuk Lubuk Buaya sudah ada solusi lewat aliran Batang Kandis. Tapi secara umum, normalisasi sungai masih menjadi pekerjaan besar yang perlu dituntaskan,” katanya.

Selain persoalan banjir, Musrenbang Kecamatan Koto Tangah juga memunculkan berbagai usulan lain, mulai dari perbaikan infrastruktur dasar, drainase lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Masih banyak persoalan infrastruktur seperti jalan lingkungan dan drainase. Kemudian juga pemberdayaan ekonomi serta pembinaan generasi muda,” tambahnya.

Muharlion menjelaskan, seluruh usulan tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang dimulai dari rembuk warga di tingkat RT dan RW, kemudian dibahas dalam rapat koordinasi pembangunan (Rakorbang) di tingkat kelurahan, hingga akhirnya dihimpun dalam Musrenbang kecamatan.

“Semua usulan dari bawah itu dihimpun. Nanti akan dibawa ke Musrenbang RKPD tingkat Kota Padang yang direncanakan sekitar Maret atau April,” jelasnya.

Baca juga: Garis Kemiskinan Sumbar Naik, Keluarga Berpengeluaran di Bawah Rp4 Juta Kini Masuk Kategori Miskin

Ia menambahkan, penyusunan program pembangunan tersebut akan menjadi bagian dari perencanaan APBD Tahun 2027, dengan fokus pada penyelesaian persoalan yang masih menjadi keluhan masyarakat.

Menurut Muharlion, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi perhatian, termasuk pembenahan kantor kelurahan yang belum representatif serta optimalisasi digitalisasi layanan.

“Pelayanan publik tidak bisa dilepaskan dari kondisi sarana prasarana. Masih ada kantor kelurahan yang belum representatif, pelayanan terpadu yang belum maksimal, serta digitalisasi yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Ia berharap, seluruh usulan yang telah dihimpun dapat disinergikan dengan visi dan misi pembangunan Kota Padang, sehingga potensi yang ada dapat dimaksimalkan demi kesejahteraan masyarakat.

4. Datang dengan Tren Positif, Dejan Antonic Targetkan Semen Padang FC Curi Poin di Malang

BRI SUPER LEAGUE - Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic (tengah), didampingi pemain Firman Juliansyah (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media pada sesi konferensi pers jelang laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 melawan Arema FC, Sabtu (14/2/2026). Semen Padang FC menargetkan mencuri poin dalam laga tandang tersebut. (Istimewa/Semen Padang FC)
BRI SUPER LEAGUE - Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic (tengah), didampingi pemain Firman Juliansyah (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media pada sesi konferensi pers jelang laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 melawan Arema FC, Sabtu (14/2/2026). Semen Padang FC menargetkan mencuri poin dalam laga tandang tersebut. (Istimewa/Semen Padang FC) (TribunPadang.com)

Semen Padang FC menatap laga tandang kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 dengan penuh optimisme.

Pertandingan kedua kesebelasan tersebut dijadwalkan berlangsung di kandang Arema FC, Minggu (15/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, memastikan kondisi timnya dalam keadaan baik jelang laga penting tersebut.

Ia menyebut hanya satu pemain yang absen karena cedera.

Baca juga: Arema FC Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC, Marcos Santos Soroti Transisi Cepat Kabau Sirah

“Dari kondisi pemain sudah semua oke. Dari dulu kita cuma ada pemain Jepang yang tidak ikut sama kita karena masih cedera. Dari kondisi yang lain semua oke,” ujar Dejan Antonic saat jumpa pers jelang pertadingan, Sabtu (14/2/2026).

Dejan mengakui laga melawan Arema bukan pertandingan yang mudah.

Ia menyebut Arema sebagai tim besar dengan tradisi kuat di sepak bola Indonesia.

Terlebih, Singo Edan datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Persija Jakarta, sementara Semen Padang juga meraih hasil positif usai menaklukkan Persita 1-0 di laga sebelumnya.

“Kita datang di Malang, kita main lawan satu tim yang punya tradisi cukup besar. Besok pasti ada satu pertandingan cukup interesting (menarik) karena Arema datang dari Jakarta di mana dia menang lawan Persija. Kita datang dari rumah di mana kita bisa menang lawan Persita,” katanya.

Meski demikian, pelatih asal Serbia itu menegaskan target timnya mencuri poin di kandang Arema.

“Target untuk kita di sini untuk curi poin. Semoga kita bisa kembali ke Padang dengan senang, karena semua poin di situasi saat ini paling penting sekali,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Firman Juliansyah, menyebut seluruh pemain telah menjalani persiapan maksimal dan siap menjalankan instruksi pelatih di lapangan.

“Dari pemain, kami sudah latihan keras menjelang laga ini. Kami bermain mengikuti instruksi pelatih. Harusnya menang,” ujar Firman singkat.

Dejan juga mengungkapkan pada putaran pertama timnya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk proses adaptasi hampir 10 pemain baru yang bergabung musim ini.

Namun, ia menilai progres tim berjalan cukup baik hingga saat ini.

“Pada putaran pertama kita ada banyak masalah. Kita bawa hampir 10 pemain baru, hampir seperti satu tim. Semua harus kompak dan semua ide harus dibagikan ke pemain. Puji Tuhan sampai sekarang semua jalan oke,” jelasnya.

Saat ini, Semen Padang FC masih berjuang keluar dari zona merah klasemen. Dejan menegaskan timnya tidak memiliki ruang untuk bersantai dan harus bekerja lebih keras dibanding tim lain.

Baca juga: Target Semen Padang FC di Markas Arema, Dejan Antonic: Semoga Dapat Tiga atau Minimal Satu Poin

“Kita harus ada motivasi lebih besar dari semua tim yang lain karena kita harus kerja keras untuk keluar dari zona merah. Beda dengan Arema yang sedang di posisi cukup bagus. Kita tidak ada waktu untuk rileks,” katanya.

Menurutnya, dalam situasi seperti ini setiap poin sangat berharga, baik satu maupun tiga poin.

“Kalau kita tidak bisa menang, jangan kalah. Itu penting sekali buat kita. Semua poin, satu atau tiga, penting sekali. Kita harus tetap disiplin, fokus, dan curi poin di mana-mana kita main dan lawan siapa pun,” ujarnya.

Dejan juga menilai Arema FC mengalami perkembangan dibanding putaran pertama, dengan kehadiran sejumlah pemain yang cepat beradaptasi.

“Arema tim yang beda dari putaran pertama, sekarang punya beberapa pemain yang cukup bagus. Mereka tim besar dan kita harus hormat,” katanya.

Meski begitu, ia menegaskan sepak bola selalu penuh dinamika dan hasil akhir tidak selalu mencerminkan jalannya pertandingan.

“Kadang-kadang kamu main bagus tapi bisa kalah. Kadang-kadang main jelek tapi bisa menang. Dua tim datang dari tren positif dan semoga kita tetap seperti itu,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved