Banjir di Padang
Progres Pembangunan Huntap Kapalo Koto Padang: Tujuh Pondasi Selesai, Tiga Unit Masih Dikebut
Koordinator Lapangan Pembangunan Huntap, Dasrul, mengatakan sebanyak tujuh pondasi huntap sudah dibangun.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update pembangunan hunian tetap untuk korban banjir bandang di Kapalo Koto, Padang.
- Bangunan hunian tetap yang akan dibangun berjumlah sebanyak 10 unit.
- Namun, untuk pondasi yang selesai dibangun baru sebanyak tujuh unit.
- Proses pembangunan masih berlangsung dan menggunakan Semen Padang Bata Interlock atau SEPABLOCK.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hunian tetap (huntap) untuk korban banjir bandang atau galodo atau banjir bandang di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang sudah masuk tahap pembangunan pondasi.
Diketahui sebelumnya, banjir bandang melanda kawasan Kapalo Koto pada akhir November 2025 lalu.
Banjir bandang tersebut membuat rumah warga hancur, dan lahan pertanian juga terdampak.
Lokasi permukiman warga sebelumnya juga tidak dapat ditinggali, lantaran sudah masuk zona rawan bencana.
Baca juga: Curhat Penyintas Banjir di Kapalo Koto Padang: Berharap Lebaran di Hunian Tetap Baru
Oleh karena itu, hunian tetap dibangun dengan harapan agar masyarakat dapat melanjutkan kembali kehidupannya.
Diketahui, terdapat 10 huntap yang dibangun di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Wartawan TribunPadang.com, Muhammad Iqbal, menyaksikan pada pukul 13.27 WIB, terlihat pekerjaan pembangunan huntap masih berlangsung.
Pondasi per masing-masing unit huntap juga terlihat sudah berdiri, bersamaan dengan rangka besinya.
Di lokasi, tampak aktivitas seperti pengecoran, mengangkut pasir, pengukuran, pembengkokan besi serta penggalian tanah dengan cangkul.
Baca juga: Sejadah di Atas Puing Kapalo Koto Padang: Cerita Ernawati Jemput Ramadan dari Balik Dinding Hunsela
Di lain sisi, pondasi huntap tampak sebanyak empat petak ruangan. Pondasi kamar mandi juga sudah disiapkan di bagian dalamnya.
Di samping pondasi, terdapat tumpukan Semen Padang Bata Interlock atau SEPABLOCK. Nantinya, bakal dipasang sebagai tembok bangunan huntap.
Koordinator Lapangan Pembangunan Huntap, Dasrul, mengatakan sebanyak tujuh pondasi huntap sudah dibangun.
Pondasi itu dibangun seperti pada umumnya, menggunakan batu dan semen sebagai bahannya.
Total, terdapat 10 huntap untuk korban banjir bandang atau galodo di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh tersebut.
Baca juga: Penyintas Banjir di Kapalo Koto Mulai Hidup dari Nol di Hunsela, Bangkit dari Bayang-Bayang Bencana
"Jadi tiga lagi, pondasinya masih dalam tahap pembangunan hingga hari ini," ungkapnya saat memberikan keterangan.
| Mata Pencaharian yang Terkubur: Menagih Janji Pemulihan Ekonomi di Batu Busuk Padang |
|
|---|
| Anggota DPRD Iskandar Minta Penyintas Bencana di Huntara Kapalo Koto Sabar Tunggu Bantuan Lauk Pauk |
|
|---|
| 32 KK di Huntara Kapalo Koto Padang Belum Terima Bantuan Jadup Rp1,3 Juta, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
| Penyintas Banjir di Kapalo Koto Terima Bantuan Lauk Pauk, Afrianti: Saya Menerima Rp16.100.000 |
|
|---|
| Penyintas Bencana Belum Terima Bansos Lauk Pauk, Kadinsos Padang: Didata Lagi dan Diajukan |
|
|---|