Mayoritas Warga Padang Bekerja di Sektor Jasa, Capai 75 Persen

Struktur pasar kerja di Kota Padang menunjukkan tren yang kian menarik dan dinamis pada penghujung tahun 2025.

Tayang:
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Istimewa/BPS Padang
TENAGA KERJA PADANG - Struktur pasar kerja di Kota Padang menunjukkan tren yang kian menarik dan dinamis pada penghujung tahun 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Sektor jasa menjadi penopang utama pasar kerja Kota Padang dengan serapan lebih dari 75 persen tenaga kerja.
  • Data BPS 2025 menunjukkan pergeseran kuat dari pertanian ke aktivitas jasa dan layanan.
  • Jumlah penduduk bekerja di Padang terus meningkat dibanding tahun sebelumnya.
  • Hampir separuh pekerja berstatus buruh, karyawan, atau pegawai di sektor jasa.
  • Di balik dominasi jasa, tantangan pengangguran masih menjadi perhatian serius.

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Struktur pasar kerja di Kota Padang menunjukkan tren yang kian menarik dan dinamis pada penghujung tahun 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang melalui publikasi Statistik Ketenagakerjaan Kota Padang Dalam Infografis 2025 mengungkapkan potret mendalam mengenai bagaimana penduduk ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini mencari nafkah.

Sebanyak 445.778 penduduk bekerja di Kota Padang pada 2025.Dari sisi jenis kelamin, tenaga kerja laki-laki masih mendominasi pasar kerja di Kota Padang.

Dari total 445.778 penduduk bekerja, sebanyak 262.057 orang atau 58,79 persen merupakan laki-laki, sementara 183.721 orang atau 41,21 persen adalah perempuan.

Sektor jasa masih menjadi tulang punggung utama pasar kerja di Kota Padang. Data terbaru menunjukkan mayoritas penduduk bekerja menggantungkan penghidupan pada sektor ini, jauh melampaui sektor industri maupun pertanian.

Kondisi tersebut menggambarkan struktur ekonomi perkotaan yang semakin didominasi aktivitas jasa dan pelayanan.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang yang dicuplik pada Sabtu (27/12/2025), sebanyak 75,26 persen penduduk bekerja terserap di sektor jasa. 

Baca juga: Haddad Alwi dan Ustadz Riza Muhammad Bakal Hadir di HUT ke-22 Dharmasraya

Angka ini menjadikan sektor jasa sebagai penyerap tenaga kerja terbesar di Kota Padang. Sementara itu, sektor industri menyerap 18,11 persen tenaga kerja, dan sektor pertanian hanya 6,63 persen. 

Dominasi sektor jasa tidak lepas dari karakter Kota Padang sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, perdagangan, dan jasa di Sumatera Barat.

Aktivitas ekonomi seperti perdagangan, transportasi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, hingga jasa keuangan menjadi penggerak utama penyerapan tenaga kerja.

Kondisi ini juga menunjukkan pergeseran struktur ketenagakerjaan dari sektor primer ke sektor tersier yang lebih padat layanan.

Secara keseluruhan, jumlah penduduk bekerja di Kota Padang pada 2025 tercatat sebanyak 445.778 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 7,2 ribu orang dibandingkan Agustus 2024.

Baca juga: 3 BERITA POPULER SUMBAR: Galodo Susulan, Polemik Jembatan KA Lembah Anai dan Rendang untuk Aceh

Dari sisi jenis kelamin, tenaga kerja laki-laki masih mendominasi dengan porsi 58,79 persen, sementara perempuan sebesar 41,21 persen. 

Jika dilihat dari status pekerjaan, hampir separuh penduduk bekerja di Kota Padang berstatus sebagai buruh, karyawan, atau pegawai. Proporsinya mencapai 49,93 persen.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved