BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Galodo Susulan, Polemik Jembatan KA Lembah Anai dan Rendang untuk Aceh

sebanyak 60 kepala keluarga (KK) warga Jorong Pasa Maninjau, Kabupaten Agam, kembali harus mengungsi setelah galodo susulan menerjang kawasan itu

Tayang:
Editor: Rahmadi
Istimewa/BPBD Agam
BENCANA AGAM - Penampakan lokasi terdampak banjir bandang (galodo) susulan di Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (25/12/2025). Galodo susulan tersebut menyebabkan sejumlah rumah rusak dan memaksa 60 kepala keluarga kembali mengungsi. 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Simak sejumlah informasi menarik seputar Sumatera Barat yang dirangkum dalam populer Sumbar setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Pertama, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) warga Jorong Pasa Maninjau, Kabupaten Agam, kembali harus mengungsi setelah galodo susulan menerjang kawasan itu pada Kamis (25/12/2025) siang. 

Bencana ini juga menambah daftar kerusakan rumah warga yang belum pulih sepenuhnya dari musibah serupa sebulan sebelumnya.

Kedua, rencana pembongkaran jembatan kereta api di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mencuat pasca banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Infrastruktur ikonik tersebut terancam dibongkar menyusul dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor hebat yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu.

Ketiga, solidaritas antar warga di Sumatera Barat kembali terpancar di tengah suasana duka pascabencana.

Sebanyak 500 kilogram rendang daging sapi yang dimasak secara gotong royong oleh masyarakat Kabupaten Dharmasraya telah sampai ke tangan para pengungsi di Kabupaten Agam, Kamis (25/12/2025).

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Galodo Susulan Terjang Pasa Maninjau, 60 KK di Agam Mengungsi Kedua Kalinya, Rumah Rusak Bertambah

Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) warga Jorong Pasa Maninjau, Kabupaten Agam, kembali harus mengungsi setelah banjir bandang (galodo) susulan menerjang kawasan itu pada Kamis (25/12/2025) siang. 

Bencana ini juga menambah daftar kerusakan rumah warga yang belum pulih sepenuhnya dari musibah serupa sebulan sebelumnya.

Berdasarkan keterangan Kalaksa BPBD Agam, Rahmat Lasmono, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan fisik dan trauma warga kembali bertambah.

“Ada tambahan kerusakan pada beberapa rumah warga. Untuk korban jiwa dan luka-luka tidak ada, tetapi 60 KK terpaksa dievakuasi untuk kedua kalinya,” ujar Rahmat Lasmono kepada TribunPadang.com, Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan, warga yang dievakuasi sebelumnya sudah kembali ke rumah masing-masing usai bencana besar yang terjadi sebulan lalu.

Baca juga: Galodo Susulan Hantam Jorong Pasa Maninjau, BPBD Agam Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

“Sekarang mereka harus mengungsi lagi. Sebagian sudah kita tempatkan di posko, sebagian lagi mengungsi ke rumah kerabat terdekat,” jelasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved