Banjir di Padang

BREAKING NEWS Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Perumahan Tabiang Banda Gadang Padang

Banjir setinggi dua meter merendam Perumahan Tabing Banda Gadang, Blok M, Lubuk Minturun Kota Padang, Kamis (27/11/2025).

Tayang:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TangkapanLayar/
DUA METER- Banjir setinggi dua meter merendam Perumahan Tabing Banda Gadang, Blok M, Lubuk Minturun Kota Padang, Kamis (27/11/2025). Warga setempat Erik Gusfendra, mengatakan air naik di daerah tersebut sekira pukul 07.20 WIB. 

Ia menambahkan, kerusakan paling parah terjadi dari kawasan Masjid Darun Aman hingga Pasar Kincia Toboh.

“Di sana ada puluhan rumah yang rusak,” ujarnya.

Menurut Dessy, beberapa warga juga dilaporkan terbawa arus banjir bandang.

“Iya, ada korban yang terbawa arus. Dan juga sudah ada yang ditemukan, tetapi kami belum tahu jumlahnya,” ungkapnya.

Baca juga: Akses Jalan Putus, Warga Pagadih Agam Butuh Bantuan Logistik

Dessy menyebut saat kejadian, kondisi wilayah tersebut dalam keadaan gelap karena aliran listrik padam sejak tiga hari terakhir akibat longsor.

“Tadi saat kejadian, lokasi sedang mati lampu. Sudah tiga hari listrik padam karena longsor,” tutupnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, membenarkan kejadian banjir bandang tersebut.

“Iya, benar. Kejadian sore ini,” kata Rahmad kepada TribunPadang.com.

Baca juga: Jalan Malalak Terputus Akibat Longsor dan Tanah Terban, BPBD Agam Belum Bisa Menjangkau Lokasi

Ia menyampaikan, berdasarkan laporan awal masyarakat, terdapat satu warga yang diduga hilang terbawa arus.

“Untuk total korban kami belum dapat. Berdasarkan keterangan masyarakat, ada satu korban yang hilang,” jelasnya.

Saat ini, warga terdampak sudah dievakuasi ke pengungsian di daerah Cimpago.

“Warga sudah dievakuasi ke tempat aman,” ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Bandang Terjang Jorong Toboh Malalak Timur Agam, Satu Warga Dilaporkan Hilang

Rahmad menambahkan, pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak dan kerusakan yang ditimbulkan banjir bandang tersebut.

“Untuk saat ini kami masih mendata. Video yang beredar itu direkam dari jarak jauh, jadi kami masih menghimpun informasi lengkapnya,” katanya.

Berita ini akan diperbarui sesuai perkembangan terbaru di lapangan. 

(TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved