Bencana Padang
Air Sumur Rumah Kering Pasca Bencana, Warga Padang Curhat Kesulitan BAB
Warga Binuang Kampuang Dalam, Kecamatan Pauh, tengah menghadapi kesulitan serius untuk mendapatkan air bersih.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Muhammad Afdal Afrianto
Saat ini, wilayah Pauh dan Kuranji menjadi titik terparah yang dilanda kekeringan akibat rusaknya irigasi.
Baca juga: Sumur Mengering Pascabencana, Warga Pauh Padang Andalkan Truk Tangki Bantuan
BPBD menyiagakan dua unit mobil tangki yang bekerja tanpa lelah.
“Dalam sehari, satu unit mobil bisa melakukan 7 trip pengiriman. Artinya ada 14 trip atau sekitar 70.000 liter air yang kami salurkan setiap harinya untuk warga," jelas Albanna.
BPBD memberikan catatan penting, bahwa bantuan air diprioritaskan untuk wadah portabel milik warga, bukan untuk mengisi tandon atau tedmon di rumah, agar bantuan merata.
Bagi masyarakat Kota Padang yang mengalami krisis air bersih, BPBD menghimbau agar segera melapor dengan menyertakan alamat yang jelas ke Pusdalops atau kontak BPBD, sehingga bantuan dapat dikirim ke lokasi.
| Warga Pasar Ambacang Padang Krisis Air Bersih, Bergantung Mobil Tangki Pascabencana |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Warga Pasar Ambacang Kuranji Kesulitan Air Bersih Pascabencana |
|
|---|
| Atasi Krisis Air, Menteri PU Bangun Sumur Bor di RS M Djamil Padang |
|
|---|
| Meski Anggaran Rp2,6 Triliun Masih Berproses, Menteri PU Pastikan Perbaikan PDAM Sumbar Jalan Terus |
|
|---|
| Andre Rosiade: Kementerian PU Siap Bangun Hingga 500 Sumur Bor di Padang, Tunggu Data Pemko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/warga-pasar-ambacang-menunggu-air-bersih-1712026-2.jpg)