Data Sumbar

5 Daerah Penghasil Kayu Manis Terbesar di Sumatera Barat, Ada Daerah Sejuta Pesona

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, total produksi kayu manis di provinsi ini mencapai 17.972 ton pada tahun 2022

Tayang:
Penulis: Mona TR | Editor: Mona Triana
Wik
DAERAH PENGHASIL KAYU MANIS DI SUMBAR: Ilustrasi Kayu Manis. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, total produksi kayu manis di provinsi ini mencapai 17.972 ton pada tahun 2022. 

TRIBUNPADANG.COM - Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kayu manis terbesar di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, total produksi kayu manis di provinsi ini mencapai 17.972 ton pada tahun 2022.

Ada lima kabupaten yang menjadi sentra penghasil kayu manis terbesar di Sumbar.

Simak daftar lengkapnya berikut ini:

1. Kabupaten Agam

Kabupaten Agam menempati peringkat pertama sebagai daerah penghasil kayu manis terbesar di Sumatera Barat.

Produksi kayu manis di Agam mencapai 4.968 ton pada 2022, meningkat dari 4.073 ton pada 2021.

Kecamatan Malalak menjadi pusat pengembangan kayu manis di Agam, dengan kondisi alam yang cocok untuk menghasilkan kualitas terbaik.

Baca juga: 5 Daerah di Sumatera Barat dengan Angka Perceraian Tertinggi, Kota Tercinta Paling Banyak Kasusnya

2. Kabupaten Padang Pariaman

Posisi kedua ditempati Padang Pariaman dengan produksi 3.516 ton di 2022.

Daerah ini juga dikenal sebagai sentra ekspor kayu manis, khususnya dari wilayah Lambeh, Aur Malintang, dan Sungai Geringgiang.

3. Kabupaten Solok Selatan

Solok Selatan berada di posisi ketiga dengan produksi 2.347 ton pada 2022.

Kontribusi petani lokal di daerah ini cukup besar dalam memasok kebutuhan kayu manis di Sumbar.

Baca juga: 5 Daerah di Sumatera Barat dengan Angka Kemiskinan Tertinggi, Nomor 1 Dijuluki Bumi Sikerei

4. Kabupaten Pesisir Selatan

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved