Data Sumbar
5 Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sumatera Barat, Kota Beras Tergeser dari Posisi Pertama
Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Pulau Sumatera. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi
Penulis: Mona TR | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Pulau Sumatera.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi “Sumatera Barat Dalam Angka 2024”, tercatat produksi beras di provinsi ini pada tahun 2023 mencapai 858.383,18 ton, berasal dari produksi gabah kering giling (GKG) sekitar 1.482.468,79 ton.
Menariknya, posisi Kabupaten Solok yang selama ini dikenal dengan julukan Bareh Solok harus tergeser oleh Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah penghasil beras terbesar di Sumatera Barat.
Baca juga: 5 Daerah Penghasil Kayu Manis Terbesar di Sumatera Barat, Ada Daerah Sejuta Pesona
Pesisir Selatan Puncaki Produksi Beras 2023
Kabupaten Pesisir Selatan menempati urutan pertama dengan produksi padi mencapai 201.974 ton dan menghasilkan sekitar 116.947 ton beras.
Capaian ini membuat Pesisir Selatan menjadi daerah dengan kontribusi terbesar terhadap kebutuhan beras di Sumatera Barat.
Solok Turun ke Posisi Kedua
Di posisi kedua, Kabupaten Solok membukukan produksi padi sebesar 182.609 ton atau setara dengan 105.735 ton beras.
Meski tergeser, Solok tetap dikenal luas berkat beras berkualitas unggulnya yang populer dengan sebutan Bareh Solok.
Baca juga: 5 Daerah di Sumatera Barat dengan Angka Perceraian Tertinggi, Kota Tercinta Paling Banyak Kasusnya
Selain dua daerah tersebut, tiga kabupaten lain yang menjadi lumbung padi utama Sumatera Barat adalah:
Tanah Datar: Produksi beras sekitar 105 ribu ton.
Pasaman: Produksi padi mencapai 144.629 ton dengan hasil beras sekitar 83.743 ton.
Agam: Memproduksi padi sebesar 144.501 ton dengan hasil beras sekitar 83.669 ton.
Produksi Beras 2024 Turun
Sementara itu, pada 2024 BPS mencatat produksi beras Sumatera Barat menurun menjadi 785.426 ton dari total gabah kering giling sebesar 1.356.468 ton.
Penurunan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, alih fungsi lahan, hingga masalah irigasi di beberapa wilayah.
| 10 Negara dengan Jumlah Wisatawan ke Sumatera Barat Terbanyak, Amerika Serikat Paling Atas |
|
|---|
| Warga Usia Kerja di Sumatera Barat Tembus Jutaan Jiwa, Daerah Ini Paling Mendominasi! |
|
|---|
| 5 Daerah Termaju di Sumatera Barat, Padang Tertinggi Disusul Bukittinggi |
|
|---|
| 5 Daerah dengan Jumlah Kendaraan Bermotor Paling Sedikit di Sumatera Barat, Mentawai Paling Rendah |
|
|---|
| Ketimpangan Fasilitas Kesehatan di Sumbar, 5 Kabupaten/Kota Ini Paling Sedikit Punya Rumah Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Harga-Beras-di-Pasar-Sijunjung.jpg)