Lifestyle

Lagu "Backburner" NIKI Bisa Jadi Emotional Anthem Gen Z: Liriknya Terlalu Relatable!

KENAPA Lagu “Backburner” dari penyanyi NIKI kembali ramai dibicarakan di media sosial, terutama di kalangan Gen Z.

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
nstagram @nikizefanya
MAKNA LAGU BACKBURNER - Lagu “Backburner” dari penyanyi NIKI kembali ramai dibicarakan di media sosial, terutama di kalangan Gen Z. Semula dirilis semenjak 2022, sebagai bagian dari album Nicole, lagu ini kini viral kembali di TikTok dan kerap dijadikan latar untuk konten bertema patah hati atau sebuah hubungan yang rumit, alias situationship. 

KENAPA Lagu “Backburner” dari penyanyi NIKI kembali ramai dibicarakan di media sosial, terutama di kalangan Gen Z.

Semula dirilis semenjak 2022, sebagai bagian dari album Nicole, lagu ini kini viral kembali di TikTok dan kerap dijadikan latar untuk konten bertema patah hati atau sebuah hubungan yang rumit, alias situationship.

Bukan tanpa alasan. Nuansa lagunya yang tenang namun penuh luka, serta lirik yang jujur dan menyayat hati, dianggap sangat merepresentasikan perasaan banyak orang yang pernah merasa menjadi “cadangan” dalam sebiah hubungan.

Dalam hubungan yang tidak jelas arahnya, tidak sedikit orang merasa menjadi backburner atau bukan prioritas dan cuma hadir saat dibutuhkan. 

Sesuai dengan judulnya, “Backburner” merupakan istilah yang umum digunakan di Amerika Serikat untuk menggambarkan sesuatu yang tidak diprioritaskan atau disimpan untuk nanti.

Mengutip Kamus Merriam-Webster, istilah ini berarti:

“The condition of being out of active consideration or development,”
(keadaan di mana sesuatu tidak sedang dipertimbangkan secara aktif atau tidak dalam proses pengembangan), alias berada di posisi yang nggak sedang dipikirkan secara serius, tapi juga nggak benar-benar ditinggalkan.

Makna ini semakin nyesek kalau dikaitkan dengan isi lagunya. Dalam lagu ini, NIKI bercerita tentang seseorang yang masih menggantungkan harapan pada mantan kekasihnya.

Meskipun hubungannya sudah berakhir, dia tetap muncul saat dibutuhkan, diam-diam masih menginginkan perhatian, dan akhirnya terjebak dalam lingkaran harapan kosong.

Salah satu bagian lirik yang paling banyak dikutip adalah:

“After everything you put me through I somehow still believe in you, oh-oh”

Kalimat ini menggambarkan betapa dalamnya keterikatan emosional si tokoh, meskipun telah berkali-kali disakiti dan diabaikan.

Sebagai seseorang yang berada di posisi backburner, ia terus berharap bahwa mungkin suatu hari akan diprioritaskan, bahwa semua penantian dan rasa sakit itu akan terbayar. 

Padahal, jauh di dalam hati, ia tahu dirinya hanya hadir saat dibutuhkan, bukan dipilih karena diinginkan. Tetap percaya setelah semua luka justru menunjukkan betapa sulitnya melepaskan diri dari ikatan yang tidak pernah benar-benar utuh.

Baca juga: Konser LANY Bakal Guncang JIExpo Agustus 2025, Siap-Siap Galau Bareng!

Menariknya, lagu ini juga nunjukin kalau si tokoh sebenarnya sadar banget sama posisinya. Di bagian akhir, NIKI nyanyi:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved