Kebakaran di Solok

Bangunan Bekas Kantor Jorong di Solok Terbakar, Petugas Damkar Mengalami Kendala Cuaca dan Peralatan

Di antaranya, perlengkapan APD yang tidak lengkap, selang yang banyak bocor, hingga pancaran nozel yang tidak maksimal.

Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Damkar Kabupaten Solok
KEBAKARAN DI SOLOK- Satu unit bangunan bertingkat yang merupakan bekas kantor jorong di Jorong Kasiak, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hangus terbakar, Minggu (27/7/2025) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.48 WIB dan berhasil dikendalikan petugas Damkar Kabupaten Solok pada pukul 00.02 WIB. 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK – Satu unit bangunan bertingkat yang merupakan bekas kantor jorong di Jorong Kasiak, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hangus terbakar, Minggu (27/7/2025) malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.48 WIB dan berhasil dikendalikan petugas Damkar Kabupaten Solok pada pukul 00.02 WIB. 

Menurut Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Damkar Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, laporan pertama diterima oleh Danru Regu IX pos Damkar Sumani melalui sambungan telepon.

“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak ke lokasi. Armada tiba sekitar pukul 22.54 WIB dan langsung melakukan pemadaman," ungkap Zulhelmi dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).

Baca juga: UNP Gelar Workshop Jurnalisme Lingkungan, Bahas Isu Perubahan Iklim di Padang

Pihaknya juga mendapat bantuan dari pos Damkar Koto Baru serta armada Fuso milik Damkar Kota Solok.

Zulhelmi menjelaskan, petugas menghadapi sejumlah kendala teknis dalam proses penanganan kebakaran.

Di antaranya, perlengkapan APD yang tidak lengkap, selang yang banyak bocor, hingga pancaran nozel yang tidak maksimal.

Selain itu, performa kendaraan unit Sumani juga dinilai tidak stabil.

Baca juga: Gelar Apel Pagi, Wabup Yulian Efi Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN

“Gigi dua kendaraan unit Damkar Sumani juga bermasalah. Hal ini memperlambat laju kendaraan ke lokasi,” tambahnya.

Dirinya menyebut, kondisi medan juga turut mempersulit proses pemadaman.

“Cuaca hujan deras, jalan menuju lokasi sempit, licin, berliku, dan berlubang. Tapi Alhamdulillah situasi di lokasi berhasil dikendalikan dan api tidak merambat ke bangunan lain,” katanya.

Zulhelmi mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, bangunan bekas kantor jorong yang merupakan aset Pemerintah Nagari Koto Sani rusak berat akibat dilalap api.

Baca juga: Satresnarkoba Polres Pessel Tangkap IRT di Pasar Surantih, Diduga Edarkan Sabu

Lebih lanjut, Zulhelmi mengatakan sebanyak tiga unit kendaraan pemadam dikerahkan dalam kejadian ini, yakni satu unit dari pos Damkar Sumani, satu unit mobil rescue, serta satu unit armada Fuso milik Damkar Kota Solok.

Personel gabungan dari berbagai unsur seperti Damkar Kabupaten Solok, Damkar Kota Solok, TNI, Polri, serta masyarakat sekitar turut membantu proses pemadaman.

“Waktu kami tiba, api masih besar dan menguasai bangunan. Tapi setelah satu jam lebih berjibaku di lokasi, api berhasil kami padamkan. Sekitar pukul 00.02 WIB situasi sudah aman dan terkendali,” tutup Zulhelmi. (TribunPadang.com/Ghaffar Ramdi)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved