Berita Populer Padang

POPULER PADANG: Mobil Terbakar di Jurangg Lukai 2 Orang dan Tumpahan CPO Ganggu Lalu Lintas

Saat ini, pihaknya sedang berupaya untuk mengatasi jalan yang licin akibat terkena tumpahan CPO.

Editor: Rahmadi
Tangkapan Layar/WAG Info Sitinjau Lauik
KEBAKARAN MOBIL- Sebuah mobil terbakar di Kelok Banto kawasan Sitinjau Laut, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/7/2025). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah berita menarik seputar Kota Padang yang dirangkum dalam populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir.

Pertama, dua orang pria menjadi korban dari mobil yang terbakar akibat mengalami kecelakaan di Kelok Banto kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung.

Berdasarkan video yang diterima TribunPadang.com, tampak mobil tersebut mengalami kebakaran di bawah jurang.

Selanjutnya, di kawasan yang sama juga terjadi gangguan lalu lintas akibat tumpahan Crude Palm Oil (CPO) di kawasan Sitinjau Lauik.

Polisi berupaya untuk mengatasi jalan yang licin akibat terkena tumpahan CPO dengan menebarkan serbuk sekam.

Berita selengkapnya bisa dibaca berikut ini:

1. Mobil Terbakar di Jurang Sitinjau Lauik Padang, Korbannya 2 Orang dan Mengalami Luka Bakar

Dua orang pria menjadi korban dari mobil yang terbakar akibat mengalami kecelakaan di Kelok Banto kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/7/2025).

Haris, salah seorang saksi di lokasi kejadian, mengatakan bahwa dua orang tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Namun kedua korban mengalami luka bakar dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Korban jumlahnya dua orang, dan mengalami luka bakar. Saat ini sudah dibawa ke klinik Semen Padang," katanya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Kadis Pariwisata Bukittinggi Sebut Anak Harimau yang Mati di TMSBK Sempat Hidup Selama 6 Hari

Menurut Haris, korban pertama dievakuasi beberapa saat setelah terjadi kecelakaan.

Kemudian, satu korban lainnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.40 WIB.

Berdasarkan data sementara korban merupakan warga Lampung bernama Ridho (15) dan Adi (42).

Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil terbakar akibat mengalami kecelakaan di Kelok Banto kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/7/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS Mobil Terbakar Akibat Mengalami Kecelakaan di Sitinjau Lauik Padang

Berdasarkan video yang diterima TribunPadang.com, tampak mobil tersebut mengalami kebakaran di bawah jurang.

Dari arah mobil yang terbakar tersebut juga terdengar beberapa kali bunyi ledakan.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari grup Info Sitinjau Lauik, salah seorang korban sudah berhasil dievakuasi untuk diberikan pengobatan.

Diduga, masih terdapat satu orang lagi dikabarkan masih berada di sekitar mobil dan menunggu proses evakuasi.

Baca juga: Ditinggal Pemilik Pergi Cek Kehamilan, Rumah di Tanjung Sani Agam Ludes Terbakar Beserta Perhiasan

Selain itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan juga dikabarkan mengalami sedikit kemacetan.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan kejadian tersebut.

Saat ini, ia belum bisa memastikan kronologi dan dampak dari kecelakaan tersebut.

"Iya benar, ada kecelakaan sebuah mobil hingga terbakar. Tapi kita belum bisa memastikan jenis dan lokasi pasti serta dampaknya, karena anggota masih menuju lokasi. Nanti akan kita kabari lagi," katanya.

Haris, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

"Kalau kejadiannya tadi sekitar pukul 17.30 WIB," katanya saat dikonfirmasi.

Haris juga mengatakan bahwa korban dari kecelakaan tersebut berjumlah dua orang yang mengalami luka bakar dan sudah dievakuasi ke klinik.

"Korban jumlahnya dua orang mengalami luka bakar dan sudah dibawa ke klinik Semen Padang,"  pungkasnya. 

 

2. Tumpahan CPO Ganggu Jalur Padang-Solok, Polisi Tebar Serbuk Sekam dan Pengendara Dimohon Sabar

Petugas kepolisian dari Polsek Lubuk Kilangan berupaya untuk tebarkan serbuk sekam di lokasi adanya tumpahan Crude Palm Oil (CPO) di kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/7/2025).

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, memohon agar pengendara yang melintas di Jalur Padang-Solok diharapkan bersabar.

"Dimohon kepada bapak ibu pengendara Jalur Sitinjau untuk bersabar dan tidak saling mendahului," ujar Kompol Sosmedya.

Saat ini, pihaknya sedang berupaya untuk mengatasi jalan yang licin akibat terkena tumpahan CPO.

Baca juga: Arus Lalin di Sitinjau Lauik Terganggu Akibat Tumpahan CPO dan Adanya Truk Rem Blong

ARUS LALIN TERGANGGU- Penampakan tumpahan CPO di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat Rabu (2/7/2025). Tumpahan CPO tersebut membuat pengendara yang melintas kesulitan.
ARUS LALIN TERGANGGU- Penampakan tumpahan CPO di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat Rabu (2/7/2025). Tumpahan CPO tersebut membuat pengendara yang melintas kesulitan. (Istimewa/WAG Info Sitinjau Lauik)

"Kami sudah mengupayakan sekam untuk mengatasi tumpahan CPO," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa adanya gangguan akses lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang.

Berdasarkan informasi yang tersebar di grup WhatsApp Info Sitinjau Lauik, gangguan arus lalu lintas terjadi karena adanya tumpahan Crude Palm Oil (CPO) dan truk yang mengalami rem blong.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan adanya tumpahan CPO di kawasan jalaur Sitinjau Lauik.

Baca juga: Nasibnya Kini Terbengkalai, Pemko Diminta Kaji Ulang Kehadiran Eks KRI Teluk Bone di Pariaman

Menurutnya, CPO tersebut baru saja tumpah dari sebuah truk sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Lubuk Paraku.

"Iya benar ada tumpahan minyak CPO di sekitar Lubuk Paraku sekitar pukul 15.30 WIB," katanya.

Untuk mengantisipasi tumpahan CPO tersebut, Sosmedya sudah mengerahkan anggota mencari sekam untuk menutupi CPO yang tumpah.

"Saat ini kita sudah mengerahkan anggota mengupayakan mencari sekam untuk mengatasi CPO yang tumpah agar tidak membahayakan pengendara," ujarnya.

Baca juga: 5 Desa Penerima Dana Desa 2025 Terbesar di Dharmasraya Sumbar, Cair hingga Rp 1,5 M

Sementara itu, terkait truk yang mengalami rem blong belum bisa dipastikan oleh pihak kepolisian.

"Kalau itu belum bisa kita pastikan, karena kita belum sampai ke lokasi, karena masih tertahan di tumpahan CPO," katanya.

Sosmedya juga mengatakan saat ini terjadi kemacetan dan perlambatan arus karena CPO yang tumpah.

Sosmedya menghimbau agar para pengendara tidak saling mendahului dan tetap sesuai aturan agar kemacetan tidak bertambah.

"Kita himbau agar pengendara ikut antrian, kalau ndak ikut nanti malah bertambah, jadi tetap sesuai jalurnya," imbaunya. (TribunPadang.com)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved