Kabupaten Solok
Cuaca Panas Pengaruhi Hasil Panen Bawang Merah di Solok, Jadi Rentan Terkena Penyakit
Rahman mengungkapkan, faktor lain yang membuat harga bawang merah naik karena cuaca kemarau yang telah terjadi selama beberapa pekan terakhir.
Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Hasil panen petani bawang merah di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menurun akibat adanya kemarau panjang.
Hal itu disampaikan oleh seorang pengepul bawang merah, Rahman, saat ditemui TribunPadang.com.
Rahman menyebutkan harga bawang merah naik karena jumlahnya tidak banyak masuk ke pasar hari ini.
"Naiknya harga bawang merah beberapa hari belakangan karena permintaan dari kota tinggi, sedangkan stok tidak banyak," kata Rasman, Kamis (26/6/2025).
Baca juga: Wali Kota Fadly Amran Hadiri Uji Praktik Pidana Kerja Sosial, yang Digagas Bapas Kelas I Padang
Kemudian, bawang merah dari petani tidak banyak yang panen dengan hasil maksimal.
Rahman memprediksi harga bawang merah akan terus tinggi, jika hasil panen petani masih tidak maksimal, dan berada pada kualitas yang tidak bagus.
"Harganya akan terus seperti ini, jika hasil panen petani tidak banyak dan kualitas panen tetap seperti ini," ujar Rahman.
Rahman mengungkapkan, faktor lain yang membuat harga bawang merah naik karena cuaca kemarau yang telah terjadi selama beberapa pekan terakhir.
Baca juga: Sering Kebakaran Lahan, Damkar Sijunjung Bagikan Tips Jitu Cegah Karhutla
"Petani mengeluhkan di sini sudah lama tidak turun hujan, akibatnya pertumbuhan tanaman bawang merah jadi lambat dan rentan terkena penyakit seperti ulat gerayak," tutur Rahman.
Saat ini yang dibutuhkan petani adalah pasokan air untuk tanaman bawang merah.
Diketahui bahwa harga bawang merah paling rendah dengan ukuran kecil-kecil berada di harga Rp19 ribu per kilogram.
Namun, rata-rata harga bawang merah dengan kualitas biasa berada di harga Rp29 ribu per kilogram.
Baca juga: Miliki Narkoba Jenis Sabu, Dua Orang Mahasiswa Diamankan Polisi di Purus Padang
Pantauan TribunPadang.com di Pasar Sayur Alahan Panjang bawang merah kualitas super tidak banyak masuk ke pasar seperti biasanya.
Kebanyakan bawang merah yang masuk hanya berada di kualitas menengah dan juga ukuran kecil.
Pekan lalu, harga bawang merah di Alahan Panjang hanya berkisar Rp28 ribu sampai Rp29 ribu per kilogram dengan kualitas super.
Namun sejak dua hari belakangan harganya naik menjadi Rp32 ribu hingga Rp33 ribu per kilogram untuk kualitas paling bagus. (TribunPadang.com/Ghaffar Ramdi)
| Video Beredar Luas di Medsos, Dua ASN Kominfo Solok Dinonaktifkan Bupati Jon Firman Pandu |
|
|---|
| Penindakan PETI di Solok Diduga Terendus Pelaku, Polisi Hanya Temukan Peralatan Penambang |
|
|---|
| Dapati Prediket Informatif, Bawaslu Kabupaten Solok Raih Penghargaan dari Bawaslu RI |
|
|---|
| Kematian Perempuan di Glamping Alahan Panjang Solok Masih Misterius, Keluarga Tolak Autopsi |
|
|---|
| Hasil Visum Luar Terkait Kematian Perempuan di Glamping Alahan Panjang, Tak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Akar-Batang.jpg)