Kebakaran di Sijunjung

Sering Kebakaran Lahan, Damkar Sijunjung Bagikan Tips Jitu Cegah Karhutla

Kasus karhutla di Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) kembali meningkat saat musim kemarau.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Damkar Sijunjung
KEBAKARAN LAHAN SIJUNJUNG - Kebakaran lahan yang terjadi beberapa hari yang lalu di Kabupaten Sijunjung. Pada bulan Mei 2025 ada lima kebakaran rumah, satu kasus kebakaran toko/pasar/restoran, satu kasus kebakaran gedung, satu kasus kebakaran rumah ibadah dan paling banyak ada 8 kasus kebakaran lahan. 

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG – Kasus karhutla di Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) kembali meningkat saat musim kemarau.

Plt Kasat Pol PP dan Damkar Sijunjung, Syamsurizal, mencatat empat kejadian kebakaran lahan terjadi dalam sehari.

Ia menjelaskan, sepanjang Mei 2025 terjadi 16 kebakaran di wilayah tersebut. Rinciannya, lima kebakaran rumah, satu kebakaran toko, satu kebakaran gedung, satu kebakaran rumah ibadah, dan delapan kebakaran lahan.

“Pada awal tahun yakni Januari cuma ada dua kasus kebakaran, Februari sampai April masing-masing tiga kasus kebakaran,” terangnya saat dihubungi, Kamis (26/6/2025).

Memasuki musim kemarau menyebabkan rawan kebakaran rumah maupun lahan.

Baca juga: HUT Bhayangkara, Polres Pasaman Barat Gelar Anjangsana ke Rumah Purnawirawan dan Warakawuri Polri

Mitigasi kebakaran pun mesti dilakukan namun perlu disadari, bahwa pemadam kebakaran (damkar) harus mengetahui kebakaran di suatu wilayah.

Karena itu, agar respon cepat dan tindakan dapat dilakukan secepat mungkin, masyarakat diminta untuk segera menginformasikan jika terjadi kebakaran.

Adapun sejumlah langkah mencegah kebakaran lahan di Kabupaten Sijunjung diantaranya:

-Tidak menyalakan api di tempat-tempat rawan kebakaran

-Tidak membakar sisa sampah sembarangan

-Tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat

-Mengantisipasi kerawanan kebakaran karena listrik

Baca juga: Tragis! Satu Keluarga Tewas Tertimbun Longsor 20 Meter di Cisewu Garut

-Memeriksa dan memastikan semua peralatan listrik sesuai standar dan kapasitas tegangan yang ada

-Sebaiknya tidak menghidupkan kompor gas manakala mencium bau gas bocor

-Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dengan menghindari tindakan yang bisa memicu kebakaran dan berkontribusi dalam mencegah bencana kebakaran

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved