Pemko Padang

Berkat Kerja Sama Pemko, Ratusan Ton Sampah di Padang Bakal Jadi Bahan Bakar Alternatif

Pada pertemuan ini Fadly Amran menyampaikan potensi besar pengelolaan sampah di Kota Padang sebagai peluang investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemko Padang
KERJASAMA PENGELOLAAN SAMPAH- Wali Kota Padang, Fadly Amran saat bertemu dengan perwakilan PT Awina Sinergi International, Jumat (13/6/2025). Pertemuan tersebut dalam rangka mencoba menjalin kerjasama dalam urusan pengelolaan sampah. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang Fadly Amran menjajaki kemungkinan kerja sama antara Pemko Padang dengan PT Awina Sinergi International, perusahaan yang bergerak di sektor lingkungan dan energi terbarukan. 

Pertemuan ini dilaksanakan di Kantor PT Awina Sinergi International di Jakarta, Jumat (12/6/2025). 

Pada pertemuan ini Fadly Amran menyampaikan potensi besar pengelolaan sampah di Kota Padang sebagai peluang investasi jangka panjang yang menjanjikan.

“Timbulan sampah Kota Padang mencapai 750 ton per hari, dengan 668 ton di antaranya sudah terkelola. Namun, sekitar 540 ton masih masuk ke TPA Air Dingin setiap hari, dan 65 persennya merupakan sampah organik,” ujar Fadly Amran.

Baca juga: Daftar Lengkap dan Total Calon Siswa yang Diterima Masing-Masing SMP Negeri dan Swasta di Padang

“Saat ini, Kota Padang juga sedang persiapan pembangunan fasilitas TPST RDF (Refuse Derived Fuel) di TPA Air Dingin yang akan mengolah 200 ton sampah per hari menjadi bahan bakar alternatif," katanya.

Fasilitas ini hibah dari kementerian PU, rencananya akhir tahun ini sudah mulai dilaksanakan.

"Meski begitu, masih ada sekitar 340 ton sampah per hari yang belum terolah, yang hampir seluruhnya organik,” tambahnya. 

Disampaikan Fadly Amran Pemko Padang siap mendukung penuh upaya investasi pada sektor pengelolaan sampah ini, baik dengan penyediaan lahan di TPA dan regulasi.

Baca juga: Daftar Lengkap dan Total Calon Siswa yang Diterima Masing-Masing Sekolah Dasar Negeri di Padang

President Commisioner PT Awina Sinergi International, Nakamura Hirohide, menyampaikan, dengan jumlah penduduk yang mencapai satu juta jiwa, Kota Padang bisa menjadi percontohan pengelolaan limbah secara berkelanjutan jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. 

“Kita akan mengunjungi Kota Padang, dan jika investasi ini berjalan, setidaknya dua tahun pertama kita akan fokus pada sistem dan edukasi pemilahan sampah, kemudian dilanjutkan dengan membangun infrastruktur pengolahan sampah skala menengah,” tutur Nakamura Hirohide.rls

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved