Angin Puting Beliung di Tanah Datar

Angin Puting Beliung Terjang Tanah Datar, 12 Rumah Rusak dan Dua Warga Terluka

Angin Puting Beliung Tanah Datar menerjang Jorong Padang Jaya, Nagari Salimpaung, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
BPBD Tanah Datar
ANGIN PUTING BELIUNG - Kondisi rumah warga di Jorong Padang Jaya, Nagari Salimpaung, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Agam pasca diterjang angin puting beliung, Senin (26/5/2025). Kasi Kedaruratan BPBD Tanah Datar Dody Susilo mengungkapkan sebanyak 12 rumah warga rusak di bagian atap dan 2 orang luka-luka. 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Angin Puting Beliung Tanah Datar menerjang Jorong Padang Jaya, Nagari Salimpaung, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. 

Bencana ini merusak 12 rumah warga dan melukai dua orang pada Minggu (25/5/2025) malam sekira pukul 19:30 WIB.

"Benar, telah terjadi bencana alam angin puting beliung pada hari Minggu sekira pukul 19:30 WIB," ungkap Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Tanah Datar, Dody Susilo, Senin (26/5/2025).

Kata Dody, akibat angin puting beliung yang menerjang daerah tersebut, sebanyak 12 rumah warga rusak.

"Kebanyakan rumah rusak di bagian atap," jelas Dody saat memberikan keterangan kepada Tribunpadang.com.

Baca juga: Wujud Keuangan Daerah Akuntabel, Pemkab Solok Selatan Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-Turut dari BPK

"Atap rumah warga banyak yang lepas atau terbang saat diterjang angin puting beliung," sambung Dody.

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, namun Dody menyebut terdapat 2 orang luka-luka.

"2 orang tersebut atas nama Muhammad Rabil (16) dan Muhammad Rehan (15)," terangnya.

"Mereka mengalami luka ringan pada kaki dan tangan akibat terjatuh dari motor saat angin puting beliung terjadi," tambahnya.

Sementara itu, total kerugian dari peristiwa angin puting beliung ditaksir mencapai Rp. 38.500.00.

Baca juga: Perkuat Layanan dan Transisi Energi, PLN Bukittinggi Sapa Pelanggan Tegangan Menengah

"Kerugian tertinggi mencapai Rp.10.000.000 dan terendah Rp.500.000," sebutnya.

Saat sekarang, kata Dody, pihaknya telah melakukan pendataan dan pengecekan terhadap rumah warga yang rusak.

Selain itu, BPBD Tanah Datar juga telah mengamankan sekitar lokasi kejadian, agar masyarakat tidak mendekat ke sana.

"Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke dinas terkait. Selain itu, juga berkoordinasi dengan pihak Forkopimda untuk melakukan penanggulangan dan bantuan," pungkasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved