Warga Diterkam Buaya di Pasaman Barat

Bupati Pasaman Barat Imbau Warga Waspada Usai Dua Warga Jadi Korban Serangan Buaya

Bupati Pasaman Barat Yulianto imbau warga waspada konflik buaya usai dua warga menjadi korban.

Tayang:
Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
Dok. Novi
PENCARIAN KORBAN BUAYA - Petugas saat melakukan penyisiran kanal yang menjadi lokasi korban diterkam buaya di Pasaman Barat pada Selasa (13/5/2025) pagi. Diketahui, korban yang bernama Depi Pahrizi (45) merupakan warga Jalan Sumba, Nagari Taluak Ambun, Kecamatan Lembah Melintang. 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT – Bupati Pasaman Barat Yulianto imbau warga waspada konflik buaya usai dua warga menjadi korban.

Dalam dua pekan terakhir, sudah ada dua orang warga Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat yang menjadi korban.

Korban pertama yaitu Sukriadi alias Uyun (56) warga Muaro Simpang, Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Korban dilaporkan menjadi korban diterkam buaya pada Sabtu (26/4/2025) lalu.

Pencarian akhirnya dihentikan pada Jumat (2/5/2025) dan yang ditemukan hanyalah potongan kaki sebelah kanan korban.

Baca juga: Kebun Binatang Bukittinggi Ramai Pengunjung di Libur Waisak, Kandang Harimau dan Reptil Jadi Favorit

Hingga kini belum ada perkembangan terkait penemuan bagian tubuh korban yang lainnya.

Sementara untuk lokasi kejadiannya berada di daerah Batang Rosak, Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka.

Ibarat luka yang belum kering, kini kembali terjadi kejadian yang sama, dimana satu orang warga Jalan Sumba, Nagari Taluak Ambun, Kecamatan Lembah Melintang menjadi korban.

Korban yang diketahui bernama Depi Pahrizi (45) diduga dimangsa buaya sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu korban menyeberangi kanal milik PT Bakrie Pasaman Plantations dengan memasuki air.

Baca juga: Sapi Kurban Presiden Padang Berbobot 820 Kg dari Kuranji Dipilih, Sudah Diusulkan ke Pusat

Saat itu korban bersama seorang rekannya bernama Mukri (43) yang diketahui selamat dari sasaran keganasan predator air tersebut.

Informasinya, korban diterkam buaya saat berada di pertengahan kanal ketika menyeberang. 

Temannya Mukri saat itu sempat berusaha menarik tangan korban, namun tidak berhasil dikarenakan kekuatan buaya yang lebih besar.

Menanggapi hal itu, Bupati Pasaman Barat Yulianto mengimbau kepada masyarakat yang bermukim dan beraktifitas di sekitar aliran sungai atau muara untuk tetap waspada.

"Saya mengimbau kepada masyarakat yang berada di daerah yang di waspadai merupakan habitatnya buaya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian mengingat hari ini kembali ada korban yang dimangsa buaya," ucapnya melalui pesan video yang diterima media ini.

Baca juga: Jenazah Pelajar Korban Penganiayaan di Dharmasraya Diautopsi di RS Bhayangkara Cari Sebab Kematian

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban ini.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut terlibat baik itu masyarakat, Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, ataupun pihak lainnya yang tidak tersebut satu per satu, tetap jaga kesehatan dan keselamatan," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved