Penemuan Jasad Bayi

Jasad Bayi yang Dimakan Biawak di Pinggir Sungai Padang Sibusuk Sijunjung Akhirnya Dimakamkan

Dikatakannya, jasad bayi tersebut dikuburkan pada Rabu (7/5/2025) di tempat pemakaman umum (TPU) Pandan, Nagari Padang Sibusuk.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Istimewa
PEMAKAMAN MAYAT BAYI- Jasad Bayi yang ditemukan di tepi sungai tepatnya di Jorong Guguk Tinggi, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumbar sudah dimakamkan di TPU Padang Sibusuk, Rabu (7/5/2025). Penyelidikan kasus tersebut masih berlanjut hingga saat ini identitas atau asal usul bayi itu masih belum diketahui. 

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Jasad Bayi yang ditemukan di tepi sungai tepatnya di Jorong Guguk Tinggi, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sudah dimakamkan.

Hal itu disampaikan oleh Wali Nagari Padang Sibusuk, Aprizaldi, saat dihubungi pada Kamis (8/5/2025).

Dikatakannya, jasad bayi tersebut dikuburkan pada Rabu (7/5/2025) di tempat pemakaman umum (TPU) Pandan, Nagari Padang Sibusuk.

Penyelidikan kasus tersebut masih berlanjut hingga saat ini identitas atau asal usul bayi itu masih belum diketahui.

Baca juga: Detik-Detik Dewi Arianti Temukan Jasad Bayi Membusuk Dimakan Biawak di Sungai Sijunjung

Sebelumnya, Dewi Arianti menemukan jasad bayi saat ia hendak mandi ke sungai bersama suami dan anaknya, Rabu (7/5/2025).

Lokasi penemuan berada di Jorong Guguk Tinggi, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

Sungai itu terletak tak jauh dari rumahnya dengan akses jalan setapak saja yang sering digunakan untuk mandi dan mencuci baju.

Ketika anaknya sampai ke tepi sungai terlihat sesuatu yang banyak dihinggapi lalat kemudian anak Dewi memberitahu dia dan suami.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Pasar Sijunjung Turun Jadi Rp55 Ribu 1 Papan, Diprediksi Naik Jelang Idul Adha

“Tercium bau busuk lalu saya periksa bersama suami ternyata ada biawak yang sedang memakan jasad bayi,” katanya saat ditemui TribunPadang.com, Rabu (7/5/2025).

Lanjut Dewi, ketika mendekat biawak itu lari meninggalkan jasad bayi yang telah terkoyak bagian perutnya.

Jasad bayi tersebut terletak ditepi sungai yang berjenis kelamin laki-laki.

“Karena saya kaget dan takut lalu melapor ke pihak nagari dan akhirnya telah diperiksa oleh pihak yang berwajib,” jelasnya.

Ia merasa sedih ketika ada seseorang yang tega membuang bayi yang terlahir bersih tanpa dosa.

“Sedih juga karna ada orang yang tega membuang bayinya hingga kondisi tragis sampai dimakan biawak,” terangnya.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved