Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 62 - 65: Pilihan Ganda Bab 1

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 62 - 65: Pilihan Ganda Bab 1, Mempertahankan Kemerdekaan

Tayang:
Editor: Primaresti
Freepik
KUNCI JAWABAN - Gambar hasil olahan Ai menunjukkan ilustrasi kunci jawaban Sejarah untuk pelajaran Kelas 12 SMA/MA/SMK, diunggah Rabu (23/4/2025). 

TRIBUNPADANG.COM - Artikel berikut mengulas tentang kunci jawaban pelajaran Sejarah Kelas 12 Kurikulum Merdeka.

Materi tercantum di Buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII yang ditulis oleh Indah Wahyu Puji Utami, dkk.

Adapun soal yang dibahas terdapat di halaman 62 - 65, dalam soal pilihan ganda, Asesmen, Bab 1 Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan.

Selengkapnya, berikut Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK Kurikulum Merdeka Halaman 62 - 65.

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 215: Peran dan Sifat-Sifat Tokoh Sejarah Lokal

ASESMEN

Pilihan Ganda

1. Perhatikan potongan surat kabar Asia Raya tanggal 18 Agustus 1945 berikut!

Potongan surat kabar Asia Raya tanggal 18 Agustus 1945
Potongan surat kabar Asia Raya tanggal 18 Agustus 1945

Konvensi Montevideo pada tahun 1933 mengatur tentang syarat diakuinya sebuah negara dalam hubungan internasional. Potongan sumber sejarah di atas menunjukkan terpenuhinya salah satu syarat diakuinya Indonesia sebagai sebuah negara, yaitu…

a. Memiliki konstitusi

b. Memiliki pemerintahan

c. Memiliki kepala negara

d. Memiliki rencana pembangunan

e. Memiliki lembaga perwakilan rakyat

Kunci jawaban: B

2. Perhatikan foto dan keterangan berikut dari Arsip Nasional Republik Indonesia!

Perundingan Indonesia-Belanda yang dipimpin oleh Lord Killearn
Perundingan Indonesia-Belanda pada 7 Oktober 1946 yang dipimpin oleh Lord Killearn (Foto dan keterangan dari Arsip Nasional Republik Indonesia)

Pada tanggal 7 Oktober 1946, Konsulat Jenderal Inggris Lord Killearn memimpin perundingan antara Indonesia dan Belanda di Gedung Konsulat Inggris di Jakarta. Delegasi Indonesia diketuai oleh Perdana Menteri Mr. Sutan Sjahrir, sedangkan Delegasi Belanda diketuai oleh Prof. Schermerhorn. Gencatan senjata yang disepakati antara Belanda dan Indonesia pada 30 September 1946 gagal dilaksanakan. Dalam perundingan ini, kedua bilah pihak sepakat untuk membicarakan masalah itu lebih lanjut dalam tingkat panitia yang juga diketuai oleh Lord Killearn. Tampak Konsul Jenderal Inggris Lord Killearn sedang memberikan sambutan. Delegasi Belanda duduk di sebelah kiri, tampak dua dari kiri: Mvan Poll, Dr. HJ van Mook, Prof. Schermerhorn. Delegasi Indonesia duduk di sebelah kanan, tampak Mr. Sutan Sjahrir, Mr. Moh. Roem, dan Mr. Soesanto Tirtoprodjo.

Foto dan kutipan teks dari ANRI tersebut menunjukkan peran penting Inggris dalam perundingan awal antara Indonesia dan Belanda, yaitu…

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved