Mayat Dalam Karung

Polres Tanah Datar Lanjutkan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan CNS, Total 74 Adegan Diperagakan

Kepolisian melanjutkan proses rekonstruksi kasus pembunuhan mayat dalam karung yang berinisial CNS di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

|
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rizka Desri Yusfita
Tribunpadang.com/Muhammad Iqbal
MAYAT DALAM KARUNG: Polres Tanah Datar melanjutkan rekonstruksi pembunuhan mayat dalam karung di TKP, di Jorong Malintang, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung. Kasat Reskrim Polres Tanah Datar Surya Wahyudi menyebut sebanyak 47 adegan dilakukan di TKP pembunuhan. Total keseluruhan 74 adegan, Senin (21/4/2025). 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR – Kepolisian melanjutkan proses rekonstruksi kasus pembunuhan mayat dalam karung yang berinisial CNS di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jorong Malintang, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, dengan total 47 adegan.

Sebelumnya, rekonstruksi dilakukan di Lapangan Apel Polres Tanah Datar dengan 27 adegan.

Setelah itu, Polres Tanah Datar bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanjutkan proses rekonstruksi khusus di tempat di mana CNS dibunuh oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, Surya Wahyudi mengungkapkan sebanyak 47 adegan telah selesai dilakukan di TKP tempat CNS dibunuh oleh pelaku.

"Di TKP TK Pembina sudah dilakukan sebanyak 29 adegan," ucap Surya Wahyudi.

Selanjutnya, di lokasi yang sama, namun dengan kejadian di TKP kedai cari karung, juga dilakukan rekonstruksi sebanyak 5 adegan.

"Sementara di TKP pembuangan mayat, dilakukan 13 adegan. Total ada 47 adegan yang dilakukan di TKP pembunuhan," jelas Surya Wahyudi.

"Jadi, total keseluruhan ada 74 adegan. Di Polres Tanah Datar sebanyak 27 adegan, dan di TKP sebanyak 47 adegan," tambah Surya Wahyudi.

Berdasarkan pantauan Tribunpadang.com di lapangan, kedua tersangka melakukan reka adegan saat CNS dibawa menggunakan sepeda motor ke TK Pembina di Jorong Malintang, Nagari Lawang Mandahiling.

Saat sampai di lokasi, pelaku BDP yang membonceng CNS berhenti di TK Pembina.

Kemudian, pelaku NJ menyusul pelaku BDP dan CNS ke TK Pembina.  Sesampai NJ di lokasi, pelaku BDP dan CNS masih duduk di atas motor.

Lalu, pelaku NJ turun dari motornya dan mencekik CNS yang masih duduk di atas motor BDP.

Motor pun jatuh, tetapi pelaku NJ terus mencekik CNS. Tidak ada perlawanan, tetapi pelaku BDP langsung berusaha melerai perbuatan NJ.

NJ tidak mengindahkan larangan BDP. Lalu BDP meninggalkan TKP yang di sana NJ masih mencekik CNS.

Hingga saat rekonstruksi, CNS meninggal akibat cekikan NJ. Lalu NJ menarik tubuh CNS ke lantai TK Pembina, lalu menyetubuhinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved