Harga Kelapa

Harga Kelapa di Pasar Raya Padang Naik, Santan Ikut Melonjak hingga Rp20.000 per Kg

Harga kelapa di Pasar Raya Padang, Kota Padang, Sumatera Barat terus naik, kini tembus Rp11.000 per biji.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
SANTAN KELAPA NAIK-Pedagang kelapa di Pasar Raya Padang, Safrizal mengambilkan pesanan santan kelapa kepada pembeli, Kamis (10/4/2025). Safrizal menyebut harga santan kelapa juga naik menjadi Rp20.000 per kilogram. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Harga kelapa di Pasar Raya Padang, Kota Padang, Sumatera Barat terus naik, kini tembus Rp11.000 per biji.

Kenaikan ini berdampak langsung pada harga santan kelapa, yang saat ini dijual hingga Rp20.000 per kilogram.

Pedagang kelapa, Rendi mengatakan saat sekarang harga santan kelapa mencapai harga Rp20.000 per kilogramnya.

"Sekarang harga santan Rp20.000 sekilo," kata pria berumur 38 tahun itu saat diwawancarai Kamis (10/4/2025).

Rendi menjelaskan, sebelumnya harga santa kelapa hanya berada di angka Rp14.000 per kilogram.

Baca juga: Harga Kelapa di Pasar Raya Padang Naik Hampir 2 Kali Lipat, Capai Rp11.000 per Biji

"Biasanya Rp14.000. Jadi, naik sekitar Rp6.000," jelasnya.

Sama halnya dengan Rendi, pedagang kelapa lainnya, Safrizal juga menyebut harga santan saat ini sudah Rp20.000.

Kata Safrizal, biasanya rata-rata orang menjual santan kelapa di harga Rp15.000 hingga 16.000 per kilogram.

"Kalau sekarang sudah Rp18.000 hingga 20.000 sekilo," ungkap Safrizal.

Safrizal menjelaskan, berbeda dengan pati murni. Harganya Rp30.000 hingga 35.000 sekilo.

"Pati murni itu santan murni tanpa dikasih air," jelasnya kepada Tribunpadang.com.

Baca juga: Warga Padang Jual Lukisan Sandiaga Uno Rp25 Juta yang Dibuat dari Limbah Sabut Kelapa

Sebelumnya, Tribunpadang.com juga memberitakan terkait harga kelapa di Pasar Raya Padang yang mencapai Rp11.000 per biji.

Salah seorang pedagang kelapa, Rendi menyebut jika harga kelapa tembus di harga Rp11.000 per bijinya.

"Untuk per bijinya, sekarang dijual di harga Rp11.000," ungkap pria berumur 38 tahun itu.

"Sebelumnya saya menjual di harga Rp6.000 saja," tambah Rendi.

Baca juga: Kelapa Sawit Indonesia Strategis, Prabowo: Banyak Negara yang Butuh Khawatir, tak Kebagian

Rendi menjelaskan bahwa harga kelapa yang ia jual dipengaruhi oleh modal awal yang juga naik.

"Saya mengambil kelapa asal Pariaman dari tengkulak Rp9.000 hingga 10.000," ucap Rendi.

Rendi lalu menambahkan, harga Rp11.000 tersebut berlaku untuk semua ukuran kelapa dan tidak ada perbedaan harga.

"Ukurannya sama, harga tetap Rp11.000," jelas Rendi.(*)


 
 

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved