Kota Padang

Wali Kota Padang Minta Masing-Masing Dinas Ciptakan Program Baru, Jangan Lagi Pakai Cara Lama

Wali Kota Padang meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menciptakan program inovatif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
RPJMD KOTA PADANG - Walikota Padang Fadly Amran saat diwawancarai pasca halal bihalal Idul Fitri 2025 Pemko Padang, Selasa (8/4/2025). Fadly Amran meminta masing-masing dinas menciptakan inovasi program unggulan untuk RPJMD. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Wali Kota Padang meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menciptakan program inovatif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD Kota Padang).

Hal ini disampaikan Wali Kota Fadly Amran setelah acara halal bihalal Idulfitri 2025 di Balai Kota Padang, Aia Pacah, Selasa (8/4/2025).

Fadly Amran mengatakan masing-masing dinas harus mencari cara berbeda, bukan tentang apa programnya saja.

"Jadi bukan tentang programnya saja. Program mungkin banyak, tapi apa yang berbeda," ungkap Walikota Padang itu.

"Carilah cara-cara yang mungkin belum pernah dilakukan," jelas Fadly Amran.

Baca juga: Anggaran Seragam Pejabat Sumbar Dikritik, Pemprov Janji Cermati Ulang

Kata Fadly Amran, dengan begitulah Pemko Padang bisa berinovasi dan berlari.

"Tapi jika programnya sama dengan tahun sebelumnya, misalnya seperti program Sumbar Surau, pasti sudah ada," beber Fadly Amran.

"Saya ingin memancing kreativitas," tambahnya.

Karena dengan begitu, ujar Fadly Amran, struktur dan cara kerja Pemko Padang akan ada pembaharuan.

Jangan sampai terhukum dengan gaya-gaya lama atau program yang sudah beberapa kali dieksekusi, itu sudah biasa.

Baca juga: Tradisi Manjalang Buya Lubuak Landua, Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan di Pasaman Barat

"Saya berharap ada inovasi pada program-program unggulan," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Fadly mengkritik OPD yang tidak memperhatikan pembicara saat acara berlangsung.

"Jadi catatan dari saya, boro-boro di masyarakat, ketika ada acara formal saja sulit untuk mendengarkan," kata Fadly Amran.

Fadly sebelumnya meminta OPD untuk lebih responsif terhadap masyarakat. 

Ia menekankan bahwa mendengarkan bukan perintah, melainkan kewajiban. 

"Di tengah-tengah masyarakat kita harus hadir untuk mendengarkan,"jelas Fadly Amran.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved