Lebaran 2025

Pariaman Barayo 2025 Datangkan Ratusan Ribu Pengunjung, Perputaran Uang hingga Rp3 Miliar

Pariaman Barayo 2025, masih jadi daya tarik wisatawan selama libur lebaran 2025, ratusan ribu pengunjung dan perputaran uang hingga Rp3 miliar jadi ..

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Panji Rahmat
PARIAMAN BARAYO - Seorang wisatawan sedang mengendarai sepeda listrik di anjungan Pantai Gandoriah Kota Pariaman. Pariaman Barayo 2025, masih jadi daya tarik wisatawan selama libur lebaran 2025, ratusan ribu pengunjung dan perputaran uang hingga Rp3 miliar jadi buktinya. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Pariaman Barayo 2025, masih jadi daya tarik wisatawan selama libur lebaran 2025, ratusan ribu pengunjung dan perputaran uang hingga Rp3 miliar jadi buktinya.

Pada Pariaman Barayo 2025, Pemko Pariaman menyiapkan 11 titik destinasi wisata, yang bisa dikunjungi wisatawan selama event berlangsung.

Mulai dari Pantai Sunur, Pantai Binasi, Pantai Karan, Pantai Kata, Taman Ayunan, Pantai Cermin, Taman Anas Malik, Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Talao Pauh, Pantai Apar atau Taman Mangrove Apar.

Tidak hanya melihat keindahan wisata alam, di setiap destinasi wisata tersebut, Pemko Pariaman juga menampilkan acara hiburan pertunjukan seni budaya, untuk wisatawan.

Dari 11 destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman, empat di antaranya merupakan destinasi berbayar yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah. 

Keempat destinasi tersebut adalah Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Pantai Talao Pauh, dan Pantai Kata Pariaman.

Sementara itu, destinasi lainnya seperti Pantai Sunua, Pantai Binasi, Pantai Karan, Pantai Apar atau Taman Mangrove Apar, Taman Ayunan, Pantai Cermin, dan Taman Anas Malik dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Baca juga: Piaman Barayo 2025 akan Berlangsung Selama Sepekan di 11 Destinasi Wisata, Termasuk Pantai Gandoriah

Wako Pariaman, Yota Balad mengatakan jumlah pengunjung selama Pariaman Barayo 2025, mencapai ratusan ribu pengunjung.

"Jumlah itu digabungkan baik wisata berbayar dan tidak berbayar," ujarnya.

Ia menjabarkan, jumlah pengunjung yang terdata pada wisata berbayar setiap harinya mencapai 10.000 pengunjung, total tujuh hari pelaksanaan bisa 70 ribu pengunjung.

Jumlah itu tidak termasuk pada wisata yang tidak berbayar dan wisatawan yang datang di luar jam operasional petugas.

Selain jumlah wisatawan, pihaknya memperkirakan ada perputaran uang sebanyak Rp3 miliar hingga Rp4 miliar, selama Pariaman Barayo 2025.

Perputaran uang tersebut terjadi di sektor UMKM, penginapan, rumah makan dan lain sebagainya yang ada di Kota Pariaman.

"Secara ekonomi dampaknya sangat luar biasa, masyarakat bisa langsung merasakannya. Kami berharap akan ada event serupa lainnya yang mampu mendongkrak sektor ekonomi," ujarnya.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved