Merawat Kemabruran Puasa

Hikmah di Balik Penolakan Doa

Seandainya dibukakan apa hikmah di balik penolakan doa maka mungkin di antara kita lebih banyak bersyukur akan penundaan pengabulan doa itu.

Tayang:
Editor: afrizal
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar 

Ia hanya menjadikannya sebagai kebutuhan sekunder sedangkan anak dan atau cucunya menjadikannya sebagai kebutuhan primer, sehingga Allah SWT tidak menurunkannya kepada tetapi kepada anak atau cucunya.

Ketiga, Allah SWT memandang persyaratan untuk dikabulkan sebuah doa dari hamba tetapi tidak terpenuhi persyaratan itu oleh hamba yang berasngkutan, misalnya  doanya setengah hati atau tidak serius. 

Seolah doanya hanya formalitas belaka, karena ia merasa aman (save) dari berbagai kemungkinan resiko terjeleh karena mungkin ia pejabat atau memiliki harta atau uang yang banyak.

Banyak faktor yang menjadi sebab ditolak atau diterimanya doa seseorang. 

Ada faktor subyektif dan ada faktor obyektif. 

Bagaimana mungkin Allah SWT mau menerima doa seseorang sementara pakaian, tempat, dan bahkan energi yang menggerakkan dirinya di dalam berdoa semuanya berasal dari barang yang tidak halal. 

Rumah yang digunakan berdoa hasil korupsi, sajadah yang digunakan berdoa hasil sogokan, dan energi yang digunakan mengangkat kedua tangan dalam berdoa bersumber dari harta yang syuhbaht atau mungkin haram?

Boleh jadi Allah SWT memandang permohonan yang bersangkutan berakibat buruk baginya. 

Misalnya akan menjadikan dirinya menjadi sombong dan angkuh sehingga menjauh dari Tuhannya. 

Bahkan mungkin bisa jika permohonannya dikabulkan akan menyebabkan masuk penjarah atau dikenakan hukuman yang memalukan lain dari dan oleh masyarakat.

Meskipun demikian, seorang hamba tetap diminta untuk terus berdoa, karena seperti dikatakan Nabi Muhammad Saw: Al-Du’a mukh al-‘ibadah  (doa adalah intinya ibadah). 

Orang yang yang tidak mau atau malas berdoa termasuk orang yang sombong di mata Allah SWT, karena seolah-olah ia tidak membutuhkan Tuhan dan merasa mampu memfasilitasi dirinya sendiri. 

Teruslah berdoa, diterima atau ditolak tetap memiliki manfaat luar biasa bagi yang bersangkutan, minimun berfungsi sebagai induk segala ibadah. Masya’ Allah. (Bersambung)

Tulisan Lengkap KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved