Jalan Sumbar Jambi Putus

Jembatan Bailey Bungo Masih Proses Disambung, Jalan Jambi-Sumbar Bisa Dilewati Sebelum Lebaran

Proses ini menandakan progres signifikan dalam upaya memulihkan akses jalan Jambi-Sumbar yang sempat terputus.

Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TribunJambi.com
JEMBATAN PUTUS - Jembatan Bailey di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi memasuki tahap penyambungan pada Rabu (5/2/2025). Proses ini menandakan progres signifikan dalam upaya memulihkan akses jalan Jambi-Sumbar yang sempat terputus. 

TRIBUNPADANG.COM -  Jembatan Bailey di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi memasuki tahap penyambungan pada Rabu (5/2/2025).

Proses ini menandakan progres signifikan dalam upaya memulihkan akses jalan Jambi-Sumbar yang sempat terputus.

Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi fokus pada pemasangan proteksi di sisi jembatan darurat.

Langkah ini krusial untuk mencegah longsor saat jembatan Bailey tersambung. Rangka baja telah tersusun simetris, siap untuk dihubungkan lalu mengunci menggunakan baut dan mur berukuran besar.

Kepala BPJN Jambi, Ibnu Kurniawan menyampaikan, tidak ada kendala dalam proses pengerjaan jembatan darurat. 

Baca juga: Chord Gitar Army of God Worship Sejuta Rasa, Dimulai dari Kunci C

Hanya saja, saat ini pihaknya sedang menyiapkan proteksi disisi jembatan darurat agar nantinya ketika dihubungkan tidak terjadi longsor.

"Kita rakit dulu, setelah itu kita lakukan peyambungan," terangnya dicuplik dari TribunJambi.com.

Setelah menyiapkan proteksi selesai, selanjutnya akan disambung kan jembatan darurat tersebut.

"Yang lama itu kan menyiapkan proteksinya, kalau merakit sebentar," ujarnya.

Hingga kini, BPJN sedang melakukan pengerjaan dan diprediksi sebelum lebaran jalan Jambi-Sumbar sudah bisa digunakan. 

Wakapolsek Jujuhan IPTU Jhony mengatakan hingga saat ini pekerja belum melaksanakan pekerjaan.

"Masih sama seperti kemarin," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Dharmasraya Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor, Akses Warga Terputus

Batas 20 Ton

Jembatan bailey yang dibangun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi di Desa Siri Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi hanya mampu menahan beban maksimal 20 ton.

BPJN meminta kendaraan dengan muatan lebih dari 20 ton untuk mencari jalur alternatif.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved