Uang Dollar Palsu
Kapolda Sumbar Tegaskan Kasus Uang Dollar di BIM Terkait Penipuan, Bukan Pilkada
Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono mengungkapkan bahwa penemuan pecahan uang dolar Amerika dalam jumlah besar adalah penipuan
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
"Karena kemarin laporan dari Kapolres Padang Pariaman kepada saya, masih dalam proses pengajuan itu untuk mendeteksi keakuratan apakah asli atau palsu melalui kedutaan terkait di Jakarta," sebutnya.
Selanjutnya, uang dolar yang telah diamankan akan dibawa ke percetakannya langsung untuk mengetahui apakah asli atau palsu.
Disebutkannya, terkait uang dolar tersebut ada keterlibatan WNI dan WNA. Satu orang yang diduga membawa uang tersebut diduga menjadi tersangka, dan satunya masih saksi.
Baca juga: Bagaimana Perasaan Anda setelah Mengetahui Prinsip dan Karakteristik Kurikulum Merdeka?
Pihaknya nantinya akan berkoordinasi dengan kedutaan besar di Jakarta, perbankan yang ada di Indonesia dan yang di luar negeri, serta dengan Imigrasi.
Indikasi awal masih dalam lidik untuk memastikan asli atau palsunya yang diduga uang dolar tersebut. "Oknum yang membawa dolar ini tidak masuk akal, menukar uang dolar dengan nilai Rp 25 miliar dengan uang Rp 1,5 miliar rupiah," katanya.
Pihaknya akan mendalami terkait pecahan uang dolar dalam jumlah banyak ini. Saat ini pihaknya memberikan keterangan perkembangan agar masyarakat tidak bertanya-tanya.
"Saat ini kami masih tetap menyelidiki, dan tetap menyidik kalau ada indikasi kejahatannya. Kalau nanti ternyata asli, berarti bukan ada uang dolar palsu, tetapi peredaran uang gelap. Dari mana, untuk siapa, dan dikemanakan," pungkasnya. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kapolda-Sumatera-Biufr.jpg)