Kebakaran di Padang
Rumah Satu-satunya Habis Terbakar, Silvia Berharap Bantuan untuk Bangun Tempat Tinggal
Sambil menangis, korban kebakaran berharap mendapatkan bantuan untuk membangun rumahnya kembali di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ..
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sambil menangis, korban kebakaran berharap mendapatkan bantuan untuk membangun rumahnya kembali di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (29/10/2024).
Peristiwa kebakaran ini terjadi tepatnya di Jalan Pulau Aia Tapi Banda Kali, RT 01/RW 03, Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (28/10/2024).
Silvia salah satu korban mengatakan bahwa rumahnya habis terbakar beserta dengan barang-barang yang ada di dalamnya.
"Saya tidak tahu berapa kerugian, tetapi tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan. Hanya pakaian yang lengket di badan saja lagi," kata Silvia, saat ditemui di lokasi kejadian kebakaran.
Ia mengatakan, rumahnya merupakan jenis semi permanen yang terdiri dari dua lantai. Dimana lantai satu terbuat dari batu bata dan lantai duanya hanya berdinding GRC.
"Rumah saya separuh permanen, di bawahnya batu bata dan lantai atasnya GRC. Bagian lantai bawahnya dibangun menggunakan bata dikarenakan lokasi ini merupakan daerah rawan banjir," sebutnya.
Akibat kebakaran ini, bangunan lantai dua rumahnya yang hanya berdinding GRC ludes terbakar dan saat ini hanya tinggal kerangka bangunan rumah berupa batu bata.
Baca juga: Korban Kebakaran di Padang Mengungsi ke Masjid, Kecamatan Sediakan Dapur Umum dan Layanan Kesehatan
Padahal rumah ini merupakan satu-satunya bangunan yang menjadi tempat tinggalnya bersama dengan suami dan enam orang anaknya. Mereka setiap harinya menghabiskan waktu di rumah tersebut.
"Kami di rumah ada delapan orang. Suami saya bekerja sebagai sopir angkot, kalau sedang tidak membawa angkot, suami saya mencari batu untuk dijual di aliran sungai," ujarnya.
Silvia menceritakan bahwa dirinya bisa dapat membangun rumah adalah hasil perjuangan suaminya yang telah bekerja keras selama ini. Saat itu suaminya bekerja di toko bangunan.
Saat masih bekerja di toko bangunan, suami Silvia mendapatkan pinjaman uang untuk membangun rumah dari tempatnya bekerja. Uang tersebut langsung digunakan untuk membangun rumah.
"Baru selama lima tahun kami baru menikmati tinggal di rumah seperti ini, tahu-tahu mendapatkan musibah seperti ini. Karena lantaran mendapatkan pinjaman saat bekerja di toko bangunan, akhirnya dibangun rumah ini," ujarnya.
Sebelum tinggal di rumah yang ada saat ini, Silvia bersama dengan suaminya tinggal di sebuah rumah tua milik neneknya yang ada di kawasan Aur Duri, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Dikarenakan rumahnya sudah habis terbakar, Silvia berharap adanya bantuan entah dari siapa pun atau pemerintah untuk dapat membangun rumahnya.
"Agar bisa dihuni lagi. Kami tidak ada tempat tinggal lagi, dimana kami akan tinggal," kata Silvia, sambil menangis.
| Tiga Mobil Damkar Jinakkan Api di Nanggalo, Pemilik Barang Bekas Rugi Rp250 Juta |
|
|---|
| Gudang Barang Bekas di Nanggalo Padang Terbakar, Tujuh Motor Ikut Terdampak |
|
|---|
| Agustrio Balikkan Badan Lihat Asap Hitam, Kebakaran Rumah di Padang Hanguskan Bangunan Jadi Abu |
|
|---|
| Rumah di Seberang Palinggam Padang Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta |
|
|---|
| Diduga Kebocoran Gas, Dapur Restoran di Ulak Karang Padang Hangus Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Silvia-salah-satu-korban-yang-terdampak-kebakaran-berharap-adanya-bantuan.jpg)