Profil Tokoh

Profil Marfendi: Wawako Bukittinggi 2019-2024 Siap Maju jadi Wali Kotaa di Pilkada 2024

Wakil Walikota Bukittinggi periode 2019-2024, Marfendi kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk memperebutkan kursi Walikota.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Maad saat di wawancarai setelah acara penutupan MTQ yang digelar oleh RRI Bukittinggi, Kamis (14/3/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Wakil Walikota Bukittinggi periode 2019-2024, Marfendi kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk memperebutkan kursi Wali kota.

Di Pilkada 2024, Marfendi  menggandeng mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Kota Bukittinggi dari Partai Ummat yaitu Fauzan Hafiz.

Pasangan tersebut di dukung oleh dua partai, yaitu PPP dan Partai Ummat setelah keluarnya aturan baru Pemilu yang memperbolehkan partai non parlemen mengutus Bacalon jika memenuhi syarat suara minimal saat pemilihan Legislatif.

Marfendi Datuak Basa Balimo yang lahir 16 November 1963 (60 tahun) adalah mubalig dan politikus senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam struktur partai, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Barat periode 2010—2015.

Baca juga: Sijunjung Nomor 3 Terbanyak Pelamar CPNS se-Indonesia Kategori Instansi Daerah

Marfendi juga pernah dicalonkan sebagai kandidat wakil wali kota Bukittinggi mendampingi Taslim Chaniago pada pemilihan umum tahun 2015 lalu. 

Mereka diusung oleh koalisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasangan ini menduduki posisi ketiga dengan perolehan 7.074 suara atau 16,56 persen.

Marfendi lahir dan dibesarkan di Bukittinggi. Ia menempuh pendidikan di TK Surnai Putih Aur Kuning Bukittinggi (1970-1970), SD Negeri 20 Aur Kuning Bukittinggi (1971-1976), dan MTSN Gulai Bancah (1977-1980). Selanjutnya ia menjadi santri di Kulliyatul Mu'allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor, Ponorogo, Jawa Timur (1980-1984).

Sementara itu, persinggungannya dengan gerakan tarbiah kampus mengantarkannya masuk ke Partai Keadilan yang kini bernama Partai Keadilan Sejahtera. 

Pada Pemilu 1999, ia maju sebagai calon legislatif dan terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat periode 1999-2004.

Baca juga: Tanggapan PKS Soal Wawako Marfendi yang Calonkan Diri Lewat Partai Lain di Detik-Detik Terakhir

Marfendi juga pernah menjadi pengajar di beberapa sekolah. Setamat dari pondok pesantren, ia bekerja di Sekretariat AKABAH Bukittinggi (1985-1989). 

Kemudian ia bekerja sebagai guru di Diniyyah Puteri (1989-1990) dan Diniyyah Putera Padang Panjang/ Nurul Ikhlas (1990-1992). Lalu, ia menjadi dosen di Ma'had Al-Madaniy (1990-1998) dan PGTK Adzkia (1996-1998).

Mendaftar ke KPU Bukittinggi

Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, mengejutkan masyarakat dengan mendaftarkan diri sebagai Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) bersama Fauzan Hafiz untuk Pilkada Bukittinggi 2024.

Marfendi, yang sebelumnya merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kini maju bersama Fauzan Hafiz dengan dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Ummat.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved