Jejak Sejarah di Bukittinggi: Dari Jam Gadang hingga Benteng Fort de Kock

Bukittinggi, yang terletak di Provinsi Sumatra Barat, Indonesia, adalah destinasi wisata yang kaya akan budaya dan keindahan alam.

Tayang:
Editor: Nika Afrilia
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Suasana kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi. 

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan adalah sebuah kebun binatang yang menampilkan beragam satwa dari Sumatra dan Asia.

Dibangun pada tahun 1936, kebun binatang ini tidak hanya menjadi rumah bagi berbagai jenis hewan, tetapi juga memiliki museum budaya yang menampilkan koleksi artefak sejarah dan seni tradisional Minangkabau.

Di taman ini, Anda dapat melihat berbagai macam satwa seperti harimau Sumatra, orangutan, dan berbagai jenis burung eksotis.

Selain itu, taman ini juga memiliki area bermain anak dan fasilitas edukasi yang menarik, menjadikannya tempat yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

Museum budaya di dalamnya memberikan wawasan mendalam tentang kebudayaan Minangkabau, termasuk seni, adat istiadat, dan sejarah lokal.

Fort de Kock

Fort de Kock adalah sebuah benteng peninggalan Belanda yang dibangun pada abad ke-19 sebagai bagian dari sistem pertahanan kolonial di Indonesia.

Terletak di atas bukit, benteng ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan dari kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Meskipun benteng ini tidak sepenuhnya utuh, struktur yang tersisa memberikan gambaran tentang masa lalu kolonial dan strategi pertahanan yang digunakan pada saat itu.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Menarik di Sumatera Barat yang Wajib Dikunjungi

Pengunjung dapat menjelajahi sisa-sisa bangunan dan belajar lebih lanjut tentang sejarah penjajahan Belanda di Indonesia.

Fort de Kock juga menjadi tempat yang ideal untuk bersantai sambil menikmati panorama kota dari ketinggian.

Lobang Jepang

Lobang Jepang adalah kompleks terowongan bawah tanah yang dibangun selama Perang Dunia II oleh pasukan Jepang.

Terletak di pinggiran Bukittinggi, terowongan ini awalnya digunakan sebagai markas pertahanan dan tempat perlindungan selama periode perang.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved