Pilkada 2024
Koalisi Demokrat dan PKS Usung Ramlan Nurmatias-Ibnu Asis di Pilkada Bukittinggi 2024
Partai Demokrat secara resmi mengusung Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis dari Partai Keadilan Sejahtera(PKS) sebagai calon Walikota Bukittinggi
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI – Partai Demokrat secara resmi mengusung Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis dari Partai Keadilan Sejahtera(PKS) sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bukittinggi 2024.
Surat keputusan (SK) ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Menteng, Jakarta, Kamis (25/7/2024).
AHY dalam sambutannya mengatakan, Partai Demokrat kembali menyerahkan surat rekomendasi kepada para Kandidat yang akan berlaga di Pilkada 2024, baik Pemilihan Gubernur, Bupati maupun Walikota.
“Partai Demokrat tentunya dalam menghadapi Pilkada 2024 yang digelar pada 27 November mendatang, sangat fokus pada pemenangan bagi setiap pasangan calon yang diusung," katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Bukittinggi, Yerry Amiruddin membenarkan terkait penyerahan SK tersebut.
Baca juga: Partai Demokrat Usung Eka Putra-Ahmad Fadly di Pilkada Tanah Datar 2024, Berkoalisi dengan Gerindra
Ia menyatakan kesiapan Partai Demokrat bersama masyarakat Kota Bukittinggi untuk memenangkan Ramlan Nurmatias - Ibnu Asis di Pilkada 2024 nanti.
"Kita bersyukur menerima SK persetujuan dari DPP Demokrat untuk Ramlan Nurmatias - Ibnu Asis, InsyaAllah kita siap bersama sama masyarakat Kota Bukittinggi untuk memenangkan Ramlan-Ibnu di kontestasi Pilkada Kota Bukittinggi 2024," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (26/7/2024).
"Kita tetap berkomunikasi dengan partai politik lainnya untuk dapat bersama-sama dalam suatu koalisi untuk pemenangan Ramlan-Ibnu," pungkasnya.(*)
| KPU Pariaman Kembalikan Rp271 Juta Dana Hibah Pilkada 2024, Bukti Akuntabilitas Anggaran |
|
|---|
| Anggaran PSU dan Pilkada Ulang di 26 Daerah Capai Rp719 Miliar |
|
|---|
| DPR Dorong Gotong Royong Pemerintah Pusat dan Pemda Soal Dana PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| Mendagri Tito Minta Daerah Pangkas Pengeluaran Tak Penting untuk Biayai PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| KPU Butuh Rp 486,3 Miliar untuk Pemungutan Suara Ulang di 24 Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ramlan-Nurmatias-dan-Ibnu-Asis-saat-menerima-SK-dari-Ketua.jpg)