Kabupaten Pasaman Barat

Permintaan Darah di Pasaman Barat Tinggi, Kejari Gelar Donor Darah Massal

Kejaksaan Negeri Pasaman Barat mengadakan kegiatan donor darah massal untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI)

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Ahmad Romi
Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Muhammad Yusuf Putra Didampingi Kasi Datun Lastarida S Saat Meninjau Pelaksanaan Donor Darah Massal di Aula Kejaksaan Setempat, Rabu (18/7/2024) Pagi 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Kejaksaan Negeri Pasaman Barat mengadakan kegiatan donor darah massal untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat di daerah tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 tahun 2024 pada Kamis (18/7/2024) pagi.

Kegiatan ini ditargetkan bisa mendapatkan 100 kantong darah, namun hingga akhir kegiatan hanya diperoleh 80 kantong darah.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Muhammad Yusuf Putra mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan kegiatan donor darah ini karena kepeduliannya terhadap misi kemanusiaan, dimana kebutuhan darah yang terus meningkat di daerah itu.

“Sekaligus kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan hari Bhakti Adhyaksa ke 64 yang pesertanya berasal dari TNI, Polri, instansi pemerintah dan lembaga lainnya,” ujarnya.

Baca juga: Bejat! Lima Pria di Padang Pariaman Setubuhi Perempuan Gangguan Jiwa, Kini Ditangkap Polisi

Selain itu juga dari BUMN, BUMD, dan juga masyarakat umum.

“Kegiatan ini dengan tema Akselerasi Kejaksaan dalam Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas, nah salah satu bentuk kegiatan yang kami lakukan dalam misi kemanusiaan,” katanya di Simpang Empat, Kamis (18/7/2024) pagi.

Salah seorang peserta, Imam Kharisma mengatakan bahwa ia ikut donor darah juga sebagai bentuk kepedulian dan rasa ingin berbagi dengan sesama.

“Mudah-mudahan darah yang kita donorkan ini bisa bermanfaat bagi saudara kita yang membutuhkan dan semoga bernilai ibadah disisi Allah SWT,” harapnya.

Baca juga: Antrean Panjang BBM di Pasaman Barat Semua SPBU, Meningkatnya Kebutuhan Warga Jadi Penyebab

Terpisah, Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Pasaman Barat, Damayanti mengatakan bahwa setiap bulannya kebutuhan darah didaerah itu di angka 300 - 350 kantong, itu hampir sama dengan permintaan yang masuk.

“Namun untuk realisasi perbulannya kita ada kendala sedikit, itu di golongan darah tertentu itu kurang,” ungkapnya.

Akan tetapi, ia menyebut bahwa pihaknya berharap kepada relawan agar selalu mau untuk donor secara sukarela untuk membantu saudara lain yang membutuhkan.

“Untuk stok darah kita pada hari ini ada, kecuali golongan B yang kurang. Setiap harinya kita menyiapkan lima kantong untuk pasien yang memang sangat membutuhkan dengan cepat, kalau tidak kita akan lempar ke relawan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk bulan ini darah yang kekurangan stok adalah golongan B.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved