Roni Nazra Resmi Jabat Kepala OJK Sumbar Gantikan Guntar Kumala
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat yang baru, Roni Nazra menggantikan Guntar Kumala
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat yang baru, Roni Nazra menggantikan Guntar Kumala, Jumat (21/6/2024) bertempat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.
Anggota Dewan Komisioner OJK Agusman dalam sambutannya menyatakan bahwa OJK senantiasa siap bersinergi dengan seluruh stakeholder, demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor OJK di daerah juga sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi dengan para stakeholders.
"Sinergi yang baik antara OJK dan stakeholders akan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kondusif, inovatif, dan produktif sehingga diharapkan dapat memicu pertumbuhan industri jasa keuangan yang berkontribusi tinggi terhadap perekonomian daerah dan nasional," kata Agusman.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumatera Barat triwulan I Tahun 2024 tumbuh sebesar 4,37 persen.
Baca juga: Pemko Bukittinggi Gelar Rakor Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Primer, Fokus Integrasi Lintas Sektor
Percepatan ekonomi yang terjadi di Provinsi Sumatera Barat terutama berasal dari kontribusi sektor pertanian dan perdagangan.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi pemerintah daerah bersama OJK serta seluruh stakeholders terkait yang sudah terjalin hendaknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.
Hal ini untuk mengoptimalkan peluang yang ada dan menciptakan lingkungan yang kondusif, untuk pengembangan usaha masyarakat dalam berbagai sektor.
Serta memperkuat perekonomian daerah yang berkelanjutan untuk kemakmuran masyarakat Sumatera Barat.
Lebih lanjut, menurutnya OJK juga telah membantu Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Sumatera Barat, diantaranya dengan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), dengan program-program diantaranya program peningkatan akses keuangan syariah.
Baca juga: OJK Cabut Izin BPR Sembilan Mutiara Pasaman Barat, Nasabah Diminta Tenang karena Dana Dijamin Aman
Lalu program pemberdayaan UMKM pada setiap Kabupaten/Kota dengan program kredit /pembiayaan melawan rentenir, serta pemberdayaan masyarakat nagari melalui program satu nagari satu BUMNAG dan program nagari keuangan inklusif.
"Kami berharap dan yakin kepala OJK yang baru Bapak Roni Nazra akan dapat melanjutkan program yang sudah ada dan mengembangkan menjadi lebih baik dengan berbagai inovasi dan terobosan baru terutama untuk mencapai target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada akhir Tahun 2024,”kata Mahyeldi.
Diharapkan dengan pergantian kepemimpinan ini, OJK Provinsi Sumatera Barat dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan di Provinsi Sumatera Barat. (*)
| OJK Cabut Izin Usaha BPR Sungai Rumbai Dharmasraya, Nasabah Diminta Tenang Dana Dijamin LPS |
|
|---|
| OJK Cabut Izin Usaha PT BPR Pembangunan Nagari di Agam, LPS Langsung Proses Likuidasi |
|
|---|
| Pembiayaan Industri Keuangan Non-Bank Sumbar Capai Rp5,57 T, Fintech Naik 56,97 Persen |
|
|---|
| Aset Bank Syariah Sumbar Naik ke Rp13 Triliun, OJK Rilis Pergerakan Pembiayaan 2025 |
|
|---|
| Aset Perbankan Sumbar Tembus Rp83 Triliun, OJK Ungkap Kondisi Kredit 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pengukuhan-Ka-Barat-yang-baru-Roni-Nazra-me.jpg)