Pilkada 2024
Braditi 'Uda Levi' Moulevey Beberkan Alasan Maju Pilwako Padang
Bakal Calon Wali Kota (Bacawako) Padang, Braditi Moulevey atau biasa disapa Uda Levi membeberkan alasan dirinya maju Pilwako Padang
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Rizka Desri Yusfita
Kota Padang, katanya, merupakan pintu gerbang masuk Sumbar, tentu sebagai warga Padang, masyarakatnya juga harus ramah terhadap pendatang dan wisatawan. Peluang itu yang ditangkap oleh seorang Braditi Moulevey.
"Saya mempunyai program bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan cara-cara yang akan kita terapkan nantinya. Pemerintah itu harus melakukan intervensi, dalam artian harus action, tidak hanya sosialisasi, namun bagaimana bisa memberikan stimulus ekonomi untuk UMKM, membuka lapangan kerja dengan mengundang investor untuk membangun perekonomian," kata Ketua BPC HIPMI Kota Padang yang pertama tersebut.
Baca juga: Dr H Muhammad Iqbal dari PKS Daftar ke PPP Kota Padang, Bertekad Maju pada Pilwako
Dalam sejarahnya, kata Moulevey, Kota Padang, merupakan pusat perdagangan negara lain melalui Muaro. Selain itu, Padang juga merupakan kota maritim.
"Selama ini kita lihat, cold storage itu tidak mencukupi di Kota Padang, sementara Padang ini Kota Maritim, kita punya Pelabuhan Teluk Bayur namun tidak bisa dimaksimalkan dengan baik, hasil perikanan bisa kita ekspor, ini suatu kerugian yang besar, padahal permintaan daging dan ikan itu sangat besar, terutama di wilayah pesisir barat Sumatera. Seandainya ada investor yang berminat, ini peluang besar bagi Kota Padang," katanya.
Braditi Moulevey akan meminta kepada pemerintah pusat untuk menjadikan Teluk Bayur menjadi salah satu pelabuhan yang bisa mengekspor hasil bumi dan perikanan.
"Sehingga hasil bumi itu bisa langsung diekspor tanpa harus berputar atau transit melalui provinsi lain," katanya.
Untuk menyiapkan itu semua, katanya, tentu pemimpin Kota Padang harus memiliki jaringan, menyiapkan infrastruktur, kebijakan dan memberikan kesempatan kepada UMKM, generasi muda, serta pengusaha. (*)
| KPU Pariaman Kembalikan Rp271 Juta Dana Hibah Pilkada 2024, Bukti Akuntabilitas Anggaran |
|
|---|
| Anggaran PSU dan Pilkada Ulang di 26 Daerah Capai Rp719 Miliar |
|
|---|
| DPR Dorong Gotong Royong Pemerintah Pusat dan Pemda Soal Dana PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| Mendagri Tito Minta Daerah Pangkas Pengeluaran Tak Penting untuk Biayai PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| KPU Butuh Rp 486,3 Miliar untuk Pemungutan Suara Ulang di 24 Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Bakal-Calon-Wali-Kota-Padang-Braditi-Moulevey-berbincang-dengan-Emil-Mahmudsyah.jpg)