Pilkada 2024
PKB, PDIP, PPP, dan Ummat Sepakat Berkoalisi Hadapi Pilwako Padang 2024
Empat partai di tingkat Kota Padang sepakat untuk berkoalisi menatap Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 27 November 2024 mendatang.
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Empat partai di tingkat Kota Padang sepakat untuk berkoalisi menatap Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 27 November 2024 mendatang.
Keempat partai itu ialah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.
Koalisi keempat partai ini dinamai Koalisi Kebangkitan Perjuangan Persatuan Ummat (KPPU).
Koalisi ini resmi dideklarasikan pada Sabtu (1/6/2024), dihadiri oleh Ketua DPC PDIP Padang Albert Hendra Lukman, Ketua DPC PKB Padang Yusri Latief, Ketua DPC PPP Padang Nikki Lauda Hariyona dan Ketua DPC Partai Ummat Padang Amril Jilha.
Dengan begitu, bila koalisi ini langgeng sampai ke tahap berikutnya, gabungan partai ini sudah bisa memajukan calon sendiri untuk berlaga di Pilwako Padang.
Bila digabung jumlah kursi di DPRD Padang, koalisi ini sudah mengumpulkan 10 kursi. Sedangkan syarat untuk mengusung calon untuk Pilwako Padang adalah sembilan kursi.
Baca juga: Mau Ikut Pilwako Padang Tanpa Parpol? Pastikan Dapat Dukungan Minimal 49.964 di 6 Kecamatan
Untuk diketahui juga, komposisi koalisi ini ialah gabungan partai yang berhaluan nasionalis dan agamais.
Ketua DPC PDIP Padang Albert Hendra Lukman bilang tidak ada partai yang tak nasionalis. Begitu juga keempat partai di KPPU.
"Bicara ideologi, semuanya berdeologi Pancasila, cuman ada istilahnya berhaluan nasionalis, nasionalis religius, atau nasionalis agamais," kata Albert.
Sebelumnya, kata dia, PDIP melihat terbukanya kesempatan berkoalisi. Secara politik membuat suatu kebersamaan di antara partai-partai di Kota Padang.
Apalagi, kata dia, momentum deklarasi koalisi ini bertepatan dengan hari Pancasila 1 Juni.
Baca juga: Maju Pilwako Padang, Syafrial Kani Soal Wakil: Lihat Nanti, yang Penting Ada Niat
Ketua DPC Partai Ummat Padang Amril Jilha menambahkan, terdapat 3 poin utama deklarasi KPPU.
Pertama, momentum 1 Juni yang merupakan hari bersejarah hari Pancasila.
Kedua, koalisi Kebangkitan Perjuangan Persatuan Ummat mengisyaratkan meleburnya partai agamais dan nasionalis.
"Sebenarnya kami nasionalis juga, PPP, PKB, Ummat, karena kami juga anak bangsa," kata Amril.
Baca juga: Soal Kemungkinan Bersama Ekos Albar di Pilwako Padang, Hendri Septa: Bisa Saja Jika Diatur Allah
| KPU Pariaman Kembalikan Rp271 Juta Dana Hibah Pilkada 2024, Bukti Akuntabilitas Anggaran |
|
|---|
| Anggaran PSU dan Pilkada Ulang di 26 Daerah Capai Rp719 Miliar |
|
|---|
| DPR Dorong Gotong Royong Pemerintah Pusat dan Pemda Soal Dana PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| Mendagri Tito Minta Daerah Pangkas Pengeluaran Tak Penting untuk Biayai PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| KPU Butuh Rp 486,3 Miliar untuk Pemungutan Suara Ulang di 24 Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Deklarasi-koalisi-empat-partai-di-Padang-yakni-PKB-PDIP-PPP-dan-Partai-Ummat.jpg)