Harimau di Solok

Harimau Sumatera Muncul dekat Masjid Haji Alius Solok, Tim BKSDA Sumbar Lakukan Penghalauan

BKSDA Sumatera Barat (Sumbar) melakukan penghalauan harimau sumatera yang sempat muncul sekitar masjid di Solok.

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
BKSDA Sumbar
Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan penghalaun harimau sumatera ke habitatnya, Kamis (30/5/2024) 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan penghalauan harimau sumatera yang sempat muncul sekitar masjid di Solok.

Sebelumnya viral di media sosial seekor harimau mondar mandir di pelataran Masjid Haji Alius di Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (30/5/2024).

Dalam rekaman video CCTV  masjid itu, terekam aktivitas harimau di pelataran masjid dalam durasi 31,4 detik pada video yang menunjukan rekaman pada Kamis dini hari pukul 00.32 WIB.

Harimau itu muncul dari arah hutan, lalu masuk pekarangan halaman masjid. Berdiam sejenak lalu sambil melihat-melihat sekitar.

Kemudian dia berjalan lebih dekat ke masjid dan hilang dari pantauan kamera. Lalu muncul lagi kembali  ke halaman masjid tersebut dengan berjalan santai.

Baca juga: Tiga Pemuda Ditangkap Satres Narkoba Polres Solok Terkait Penggunaan Narkoba

Penampakan seekor harimau mondar mandir di pelataran Masjid Haji Alius di Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (30/5/2024).
Penampakan seekor harimau mondar mandir di pelataran Masjid Haji Alius di Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (30/5/2024). (ist)

Harimau tampak berdiam sejenak sambil melihat-lihat sekitar. Kemudian dia berjalan kembali ke arah hutan dengan  agak cepat.

Kemudian harimau itu berlalu, hilang dari tangkapan kamera. Hewan langka dilindungi itu masuk kembali ke dalam hutan.

Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, Lugi Hartanto menyampaikan tim di lapangan mendapat laporan pada Kamis, 30 Mei 2024 sekira pukul 02.00 dini hari. 

Selanjutnya, tim Balai KSDA Sumbar bersama tim Pagari langsung turun melakukan upaya mitigasi dan mengedukasi agar masyarakat tenang. 

"Tim melakukan upaya penggiringan satwa ke habitatnya yang berbatasan langsung dengan habitatnya di kawasan hutan," katanya.

Baca juga: POPULER PADANG: Macet Panjang di Sitinjau Lauik dan Upaya Penanganan Abrasi Pasir Jambak

Ia menambahkan hal tersebut dilakukan agar masyarakat tenang dan tidak terdapat korban jiwa baik dari pihak manusia maupun satwa.  

"Tim pun berkoordinasi dengan Polsek Gunung Talang, Polres, Babinsa dan Pemerintahan Nagari untuk membantu melakukan penggiringan.  Hingga tadi malam Tim gabungan masih melakukan penghalauan bersama,"ungkapnya.

Dijelaskannya, penghalauan dilakukan berdasarkan cctv dapat dianalisa kemana arah pergerakannya sehingga tim mulai dari pagi kemarin hingga saat ini sangat intens  mengantisipasi keberadaan harimau tersebut.

"Dengan cara membunyikan meriam Karbit agar satwa tidak mendekati lagi wilayah  tersebut dan mengedukasi masyarakat agar tetap waspada dalam beraktifitas," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved