Bule Dipalak di Padang

Turis Mancanegara Kena Palak di Kawasan Permindo Padang, Pegiat Wisata Bicara Soal Kenyamanan 

Pengamat Pariwisata Unand sekaligus Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar Sari Lenggogeni merespon terkait viralnya video turis wisatawa

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Tangkapan layar Instagram
Tangkapan layar video viral seorang turis mancanegara yang dipalak sejumlah anak-anak di Kota Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pengamat Pariwisata Unand sekaligus Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar Sari Lenggogeni merespon terkait viralnya video turis wisatawan dipalak saat berada di Padang.

Video yang berlokasi di Jalan Permindo Kota Padang itu pertama kali diunggah di akun tiktok @wildcarloasvlogs. 

Dalam video tersebut, sejumlah anak-anak meminta uang dan makanan kepada sang turis yang membuat turis tampak tidak nyaman.

"Terkait kondisi anak jalanan dan kemiskinan sebenarnya wisatawan asing pun pasti juga mengetahui bahwa Indonesia belum dalam kategori negara maju. Artinya mereka juga harus paham terkait hal ini," katanya, Rabu (1/5/2024).

Meskipun begitu, dosen Universitas Andalas (Unand) ini menilai hal utama yang paling mendasar dalam pertimbangan wisman dalam berwisata adalah local acceptance atau local friendliness. 

Baca juga: VIRAL Turis Dimintai Uang dan Martabak oleh Anak-anak hingga Warga di Kawasan Permindo Padang

Kalau wisatawan merasa mereka tidak diterima keberadaannya dapat menyebabkan mereka tidak mempertimbangkan negara itu jadi destinasi tujuan utama.

Ia menambahkan, kejadian dalam video bukan kriminal, melainkan ketidaknyaman turis eropa yang menyukai privasi atau low context culture country. Mereka akan merasa terganggu dengan pemaksaan seperti ini, minta belikan ini itu, dan maksa. 

"Cuma di Negara Eropa juga banyak kasus penjambretan atau pickpocket oleh pendatang asing, tapi tidak mengurangi tingkat jumlah wisman, jadi wisatawan mungkin akan menghindari jalan-jalan tersebut dan mencari jalan alternatif lainnya," ungkapnya.

Baca juga: Turis Mancanegara Dipalak Anak-Anak saat Berjalan Kaki di Padang, Pemko Minta Maaf

Ia menilai kejadian seperti ini tentu harus jadi perhatian pemerintah, ada dan tidak ada turis, issue sosial ini cukup banyak terjadi, yang membahayakan seperti di lampu merah. 

"Anak-anak jadi korban, ini mesti diedukasi dan dibina, ini soal masa depan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved